REVIEW FILM DOLITTLE (2020): Film Yang Sarat Akan Pesan Moral

Review Film Dolittle

REVIEW FILM DOLITTLE (2020): Film Yang Sarat Akan Pesan Moral – Universal Pictures kembali mendistribusikan sebuah film bergenre Fantasy Adventure yang digarap oleh sutradara Stephen Gaghan bersama rumah produksi dari Team Downey dan Roth/Kirschenbaum Films.

Berjudul Dolittle , film ini menyajikan aksi-aksi heroik serta tingkah-tingkah lucu dari peran utamanya maupun para pemeran pendukung yang sebagian besar digambarkan sebagai hewan. Rilis pada bulan Januari 2020, film ini cukup sukses dengan pendapatan Box Office sebesar kurang lebih USD 250 Juta.

Dibintangi oleh aktor papan atas Hollywood yaitu Robert Downey Jr, sepertinya Review film Dolittle ini film yang pantas untuk ditonton di akhir pekan alias worth to watch nih, guys.

Kapan lagi kita akan melihat seorang Robert Downey Jr yang beradu akting dengan para peran hewan yang disulih suara-kan oleh beberapa aktor dan aktris kenamaan seperti Selena Gomez, Tom Holland, Octavia Spencer, hingga John Cenna ? Benar-benar sebuah adu akting yang sepertinya menakjubkan, meskipun mungkin hanya melalui dubbing yah.

Selain Robert Downey Jr, ada juga aktor dan aktris Harry Collet memainkan peran sebagai Tommy Stubbins, Kasia Smutniak sebagai Lily Dolittle, Antonio Banderas berperan sebagai King Rassouli ayah dari Lily Dolittle, Michael Sheen juga berperan sebagai Dr. Blair Mudfly, Jessie Buckley yang memainkan peran sebagai Ratu Victoria, serta Carmel Laniado sebagai Lady Rose yang dipercayai Ratu untuk menjadi asisten kepercayaannya, yang turut serta memeriahkan film Dolittle ini.

Review Film Dolittle berkisah tentang seorang dokter hewan yang sebelumnya sangat bersemangat dalam menjalani profesinya dalam menolong dan menyembuhkan semua hewan yang terluka, namun kini terlihat terpuruk dan memilih untuk menyendiri di sebuah cagar alam bersama dengan hewan-hewan kesayangan peliharaannya.

Hal ini disebabkan oleh kematian sang istri, Lily Dolittle, yang mati diterjang badai laut saat sedang berlayar. Hal itu benar-benar membuatnya merasa patah hati sehingga ia tidak ingin melanjutkan kegiatannya sebagai dokter hewan lagi. Sampai suatu ketika ia menerima tamu yang tak diundang yang datang ke rumahnya, sehingga dari momen itulah jalan pikiran Dolittle mulai terbuka.

Nah, langsung saja yuk kita menuju ke bagian ringkasan alur cerita beserta review film Dolittle ini. Dibaca dan disimak baik-baik yaah.

PLOT SUMMARY REVIEW FILM DOLITTLE (2020)

Alkisah hiduplah seorang dokter hewan bernama Dr. John Dolittle yang selain sangat piawai dalam pekerjaannya menyelamatkan para hewan yang terluka, ia juga mampu berbicara dengan hewan menggunakan bahasa mereka.

Lambat laun tersiarlah berita mengenai kemampuan Dolittle ini sampai ke telinga kerajaan Inggris, sehingga Ratu Inggris pun mengundangnya ke istana. Ratu Inggris pun menganugerahi Dolittle sebuah Cagar Alam sebagai tanda terima kasih kepadanya, yang mana Cagar Alam tersebut dapat dihuni oleh Dolittle beserta seluruh hewan-hewan peliharaan maupun hewan-hewan tampungannya. Dolittle sangat bahagia dengan pemberian tersebut.

Selang berjalannya waktu, bertemulah Dolittle dengan seorang perempuan bernama Lily, yang memiliki kegemaran yang sama dengan Dolittle yaitu memelihara dan mencintai segala jenis hewan.

Lily adalah seorang petualang sejati, dan Dolittle pun jatuh cinta kepadanya sehingga mereka pun memutuskan untuk menikah dan hidup bersama di cagar alam yang Dolittle miliki.

Sampai pada akhirnya suatu hari Lily meminta izin untuk pergi berlayar sementara waktu bersama burung macaw kesayangannya bernama Poly, tanpa ditemani oleh Dolittle. Dolittle pun mengizinkan dan berpisahlah mereka untuk sementara waktu.

Namun, selang waktu berjalan, Poly kembali pulang hanya dengan membawa cincin pernikahan yang Lily pakai, tidak dengan Lily.

Dolittle tahu apa maksud dari kepulangan sang burung itu, yaitu Poly memberitahukan bahwa Lily telah mati ditengah laut saat terjadinya badai besar.

Dolittle merasa sangat sedih, marah pada diri sendiri, dan juga depresi, sehingga ia memutuskan untuk menutup Cagar Alam miliknya tersebut dari publik. Dolittle benar-benar ingin menyendiri, hanya dengan ditemani oleh hewan-hewan kesayangan peliharaannya saja.

Sampai suatu ketika Dolittle kedatangan tamu tak diundang, seorang laki-laki remaja bernama Stubbins yang datang dengan tergesa-gesa sambil membawa tas kecil yang entah berisi apa.

Ternyata, anak laki-laki tersebut dituntun oleh Poly si burung macaw hingga sampai ke Cagar Alam milik Dolittle. Ada juga seorang remaja perempuan bernama Lady Rose, yang ternyata anak tersebut adalah seorang Putri dari Kerajaan Inggris.

Awalnya Dolittle enggan untuk bertemu, bertegur sapa, bahkan untuk sekedar melihat siapapun. Namun, setelah tamu-tamunya tersebut menjelaskan kebutuhan mereka masing-masing, yang mana Stubbins ingin Dolittle mengobati seekor tupai yang tak sengaja tertembak olehnya, lalu Lady Rose yang meminta Dolittle untuk datang ke istana menyembuhkan sang Ratu yang sedang sakit keras, disitulah Dolittle mulai merubah pikirannya.

Dolittle pun memulai proses penyembuhan si tupai terlebih dahulu. Dengan dibantu teman-teman hewan peliharaannya yang terdiri dari Chee-Chee si Gorila, Poly si Burung Beo, Dab-Dab si Bebek, Yoshi si Beruang Kutub, Betsy si Jerapah baik hati, Dolittle kemudian berhasil mengangkat peluru yang mengenai perut si tupai yang bernama Kevin. Sementara di sisi lain, ada Stubbins dan Lady Rose yang terpana melihat kesibukan Dolittle dalam mengobati tupai tersebut.

Setelah Dolittle menyelesaikan proses penyembuhan Kevin si tupai, Dolittle pun memutuskan untuk pergi ke Istana Kerajaan bersama dengan Lady Rose untuk melihat keadaan sang Ratu yang sedang sakit tersebut.

Stubbins yang semula dilarang oleh Dolittle untuk mengikuti mereka, terpaksa mengendap-ngendap masuk ke dalam kotak yang tertempel di kendaraan kereta kuda milik Lady Rose agar ia tetap bisa mengikuti Dolittle dan berharap bisa menjadi murid Dolittle.

Sesampainya di istana, Dolittle beserta kawan-kawan hewan peliharaannya masuk ke dalam istana dan langsung menuju kamar sang Ratu, lalu Dolittle pun tanpa basa-basi langsung meminta kawannya Jip seekor anjing berkacamata untuk mengendus sang Ratu yang sedang tertidur, untuk memeriksa dan mengetahui apa yang sebenarnya sudah terjadi padanya.

Ternyata Dolittle dan kawan-kawan hewan peliharaannya merasa ada yang janggal dari sakitnya sang Ratu. Setelah Dolittle melakukan sedikit perbincangan dengan gurita yang berada di dalam Aquarium di kamar tersebut, ia akhirnya memutuskan untuk segera pergi dari Istana untuk mencari dan membawakan obat yang mujarab bagi sang Ratu yaitu buah Pohon Eden. Akankah Dokter Dolittle bersama dengan kawan-kawannya berhasil melakukan misi penyelamatan ini?

GOOD POINTS DARI REVIEW FILM DOLITTLE

Film apa saja nih yang kalian ketahui yang dimainkan oleh Robert Downey Jr. ? Pastinya ada cukup banyak ya guys, beberapa dari film tersebut yang sangat terkenal dan mendunia adalah Iron Man dan The Avengers Series. Di Review film Dolittle kali ini, sutradara Stephen Gaghan menggaet Downey untuk memerankan Doctor John Dolittle sebagai peran utama di film fantasi petualangan ini.

Dan sudah bisa ditebak, akting yang dimainkan oleh Downey pastinya sangat memiliki ciri khas yang entah itu penggemarnya maupun penonton biasa akan selalu ingat. Peran Downey sebagai seorang dokter hewan yang menyayangi semua binatang namun di dalam hatinya masih terdapat luka masa lalu cukup apik dimainkan oleh sang Iron Man ini. Pilihan yang tepat demi menggaet para penonton.

Alur cerita yang disajikan dari Review film Dolittle ini mengalir dengan cukup sederhana dan mudah dipahami, namun meskipun begitu film ini mampu meninggalkan kesan yang cukup mendalam bagi para penontonnya, terlebih bagi mereka yang pada dasarnya sangat menyukai binatang.

Review Film Dolittle ini mengangkat sentimental mengenai hewan dan segala lika-liku kehidupan mereka, yang mana tidak sedikit dari kehidupan hewan-hewan tersebut yang cukup menyedihkan, sebagaimana adegan-adegan yang ditunjukkan di menit-menit awal Review film Dolittle ini dimana saat Dolittle berkelana ke seluruh penjuru dunia bersama Lily kekasihnya, lalu mereka pun bertemu dengan para hewan yang memiliki kisah hidup yang menyedihkan seperti Chee-Chee yang berada di kandang dalam kurun waktu yang lama maupun Yoshi yang merasa sangat kedinginan di Kutub Utara.

NOT – REALLY GOOD POINTS DARI REVIEW FILM DOLITTLE

Alur cerita yang cukup mengesankan dari Review film Dolittle ini dibungkus dalam durasi film 101 menit, yaitu kurang lebih 1 jam 40 menit. Namun, entah mengapa kami rasa durasi tersebut seperti kurang panjang bagi penonton.

Seharusnya film-film petualangan seperti Review FIlm Dolittle ini bisa diberi durasi yang cukup panjang, seperti 2 jam misalnya. Asalkan dipenuhi dengan cerita-cerita yang seru juga adegan-adegan yang akan disenangi penonton, maka durasi 2 jam dirasa akan mencukupi rasa penasaran para penonton dalam menyaksikan keseruan Downey CS di film yang percakapannya menggunakan aksen bahasa negara United Kingdom ini.

Masih ingat adegan saat Dolittle membeberkan fakta bahwa staf anggota istana-lah yang telah meracuni Ratu Victoria hingga hampir saja sang Ratu tersebut tewas? Yap, staf anggota istana tersebut bernama Lord Thomas Badgley.

Ternyata Lord Thomas memang sudah berniat untuk meracuni Ratu Victoria hingga sang Ratu tewas agar nantinya Lord Thomas dapat menggantikan dan menduduki posisi sang Ratu Inggris tersebut. Di adegan itu pula, Ratu Victoria yang sudah sadar dan pulih dari sakitnya berkat bantuan Dokter Dolittle yang meneteskan sari buah Pohon Eden, hanya menyuruh penjaga untuk memasukkan Lord Thomas ke dalam penjara.

Sepertinya keputusan tersebut terlalu lembek untuk seseorang dengan kasus pembunuhan berencana kepada raja atau ratu yang ada di sebuah Negara, terlebih sang Ratu memang hampir saja tewas dikarenakan ulahnya.

Seharusnya buatkan saja adegan baru untuk peran Lord Thomas tersebut, dimana Lord Thomas dimasukkan ke dalam kandang Barry sang singa yang sedang mengalami depresi, sebagai balasan atas perbuatannya, lalu biarkan ia dan Barry berurusan setelahnya. Cukup mengerikan tapi memiliki efek jera bagi yang lainnya, kan? Agreed.

Ohiya, satu lagi peran yang harusnya dimasukkan ke dalam kandang Barry sang singa nih guys, yaitu peran Dr. Blair Mudfly yang dengan jahatnya sudah berusaha menggagalkan rencana Dolittle untuk menyembuhkan sang Ratu!

Peran Stubbins dan Lady Rose di film ini sudah terlihat sejak awal mulainya Review film Dolittle, dimana mereka berdua sering terlihat bersama serta mendukung satu sama lain. Terlihat jelas bahwa mereka berdua memang saling menyimpan perasaan satu sama lain.

Namun, hingga akhir adegan dari film Dolittle ini, tidak ada adegan yang memperlihatkan bahwa Stubbins dan Lady Rose akan melanjutkan hubungan mereka ke tahap yang mungkin lebih serius.

Apakah mereka tidak akan bersatu? Penonton sepertinya akan sedikit dibawa gemas dengan kisah mereka berdua, kenapa tidak dibuatkan saja adegan yang memperlihatkan bahwa mereka akan meresmikan hubungan mereka? Hanya saran saja sih, hehe.

Poin berikutnya adalah sebuah bentuk dari rasa penasaran kita terhadap Review film Dolittle ini. Jika hampir seluruh hewan terlihat hadir di film ini, baik hewan yang dipelihara dan tinggal bersama Dolittle maupun hewan-hewan yang berada diluar Cagar Alam, mengapa tidak ada satupun hewan kucing yah di film ini? Padahal, sepertinya kita semua cukup setuju bahwa kucing adalah hewan imut yang umum dan sangat universal untuk dijadikan sebuah icon atau bahkan dijadikan sebuah peran di dalam film (seperti film Garfield misalnya). Kira-kira apa yah alasan dari Stephen Gaghan maupun Thomas Shepherd untuk tidak melibatkan hewan kucing sama sekali di Review film Dolittle ini?

CLOSING…

Itulah bagian akhir dari Review film Dolittle yang telah kita ulas satu per satu ini. Nah, kira-kira bagaimana pendapat kalian tentang poin-poin yang telah kami kumpulkan nih? Apakah ada hal menarik yang kalian dapatkan dari ulasan kita, atau mungkin kalian sendiri yang mendapatkan poin menarik tersebut? Sepertinya seru untuk dibahas bersama yah!

Menurut kita, terdapat beberapa pesan moral yang cukup mendalam dari Review film Dolittle ini. Review Film Dolittle yang mengangkat tema tentang kehidupan para binatang dan pertemanan mereka dengan manusia seakan menyentil kita sebagai manusia di zaman sekarang ini, yaitu seperti apakah kita sudah pernah menolong para hewan-hewan yang membutuhkan pertolongan disekitar kita? Apakah kita sudah memiliki rasa peduli akan kehidupan mereka diluar sana, yang tidak sedikit dari mereka memiliki kehidupan yang menderita akibat ulah perburuan dari manusia? Bukankah hewan juga makhluk hidup, sama seperti kita?

Peraturan perburuan yang ada di dunia juga sepertinya masih terasa longgar dan sangat perlu untuk di perketat demi menjaga kelestarian hewan di habitatnya. Film ini juga sarat akan pesan moral yang mengajarkan kita untuk selalu menjaga sikap dan berbaik hati kepada seluruh makhluk hidup, sebagaimana yang diperankan oleh Dokter John Dolittle. Jika kita bersikap baik dengan tulus kepada sesama makhluk hidup, maka bumi dan seisinya pun akan turut bersikap baik kepada kita. Hal ini mungkin bisa dikatakan sebagai hukum alam yah guys.

Jadi, tunggu apa lagi?! Yuk langsung ditonton aja Review Film Dolittle ini, jangan lupa ajak-ajak teman sepermainan, kerabat, tetangga sebelah, saudara kecil, saudara besar, om, tante, mantan pacar, mantan gebetan, dan semuanya yang bisa kalian ajak pokoknya! Makin ramai nonton filmnya, pasti akan terasa makin seru, kan?