Jusctice League Synder Cut Trailer Review

Jusctice League

Justice League Synder Cut review trailer film resmi dirilis oleh HBO Max. Namun tidak lama setelah peluncurannya, trailer tersebut tiba-tiba hilang dari platform Youtube dan membuat banyak fans bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi. Kejadian ini pun dikonfirmasi langsung oleh Warner Bros.

Mereka mengatakan ada masalah sederhana berkaitan dengan trailer Justice League yang rencananya akan dirilis pada tahun 2021 tersebut. Yang sebenarnya terjadi adalah lagu dengan judul Hallelujah milik     Leonard Cohen dalam trailer tersebut melanggar hak cipta karena lisensi pemakain oleh Warner Bros perlu diperbarui.

Baca Juga : Situs Prediksi Angka Togel

Namun masalah tersebut bisa cepat terselesaikan dan para fans DC Comics sudah sangat penasaran bagaimana alur cerita dari sekuel terbaru Justice League yang terakhir tayang pada tahun 2017 ini. Anda juga tertarik untuk tahu lebih jauh tentang review trailer film terbaru ini? Langsung saja simak penjelasannya berikut ini.

Review Trailer Film Justice League Synder Cut (2021)

1.     Polemik Film Justice League ( Review )

Tak bisa dipungkiri, rilisan Justice League di tahun 2017 cukup banyak mendapatkan kritik tajam dari pengamat film. Mereka berpendapat bahwa alur cerita telalu mengambang sehingga arah film tersebut tak jelas mau dibawa kemana.

Tentunya masalah terebut membuat banyak fans kecewa. Mereka menduga hal ini terjadi akibat mundurnya Zack Synder setelah proses produksi. Mungkin salah satu faktor yang masih bisa dianggap sebagai poin plus adalah karakter kuat tiap pemainnya serta jalinan chemistry yang cukup apik

Namun ternyata keluhan dari para fans tersebut mendapatkan respon langsung dari Synder. Lewat proses yang panjang dan melelahkan, akhirnya Warner Bros, DC Comics, dan HBO Max setuju merilis Justice League versi Zack Synder ke bioskop di seluruh dunia.

2.     Bocoran Alur Cerita Justice League ( Review )

Sutradara Justice League, Zack Synder mengatakan bahwa film garapannya tersebut memiliki durasi hampir 4 jam. Padahal versi aslinya hanya memakan durasi selama 214 menit. Namun Synder tertarik untuk memasukkan materi baru dan fresh agar para penggermar DC Comics semakin puas.

Ada beberapa hal menarik yang membuat Justice League Synder Cut layak ditunggu. Pertama adalah kemunculan Cyborg dan The Flash. Yang kedua adalah melihat peran dari sosok Superman. Di versi sebelumnya, banyak kritik yang menyebut bahwa Superman terlalu kuat sehingga menenggelamkan sosok superhero lain.

Baca Juga : Prediksirembulan.com

Namun di sekuel terbarunya ini, Synder menjanjikan Superman tetaplah sebagai salah satu tokoh terkuat, tetapi tidak akan terlalu dominan untuk mengimbangi Aquaman dan Wonder Woman yang juga tidak kalah dari segi kekuatan fisik. Menariknya lagi, Superman akan hadir dengan kostum baru, yaitu berwarna hitam.

Selain itu yang patut dinanti adalah karakter Uxas alias Darkseid. Dikatakan bahwa sosok ini akan menjadi salah satu musuh utama di Justice League Synder Cut.

Banyak juga kabar beredar mengatakan Synder Cut menawarkan ambience lebih kelam dibandingkan dengan Justice League versi sutradara Wedhon yang cenderung penuh candaan dan slapstick di sana-sini.

3.     Jadwal Rilis Justice League ( Review )

Belum ada jadwal rilis resmi untuk sekuel film ini. Namun menurut Variety yang melakukan wawancara dengan Sandra Dewey, pimpinan produksi dari WarnerMedia Entertaiment, dikatakan bahwa Synder Cut akan debut pada pertangahan tahun 2021. Jadi kita tunggu saja kabar resmi mengenai tanggal rilis pastinya.

Itulah review trailer Justice League Synder Cut yang cukup dinanti oleh pecinta DC Comics. Semoga hasilnya jauh lebih baik dari versi sebelumnya ya, guys!

Inilah Review Trailer Film The Batman

batman

Tanggl 23 Agustus 2020, Warner Bros Picture resmi merilis trailer sekuel fim superhero terbaru mereka yaitu The Batman. Cuplikan berdurasi 2 menit 23 detik tersebut bisa Anda lihat di Youtube dimana memperlihatkan Robert Pattinson sebagai sosok Batman, menggantikan Christian Bale di sekuel-sekuel sebelumnya.

Trailer tersebut dikemas dengan nuansa cukup suram dan memberikan pandangan karakter Bruce Wayne yang berbeda. Jika sebelumnya kita mengenal Bruce Wayne sebagai sosok yang kharismatik dan oportunis, Robert Pattinson lebih menghadirkan Batman dengan karakter gelap dan misterius.

Trailer Film The Batman (2021)

1.     Sinopsis Film

Sebenarnya para pecinta film Batman masih berspekulasi dengan konsep dan alur cerita sekuel terbaru ini. Tetapi salah satu penulis naskahnya, yaitu Mattson Tomlin sedikit memberikan bocoran tentang tema besar yang diusung The Batman. Ia mengatakan bahwa film yang baru diliris tahun 2021 ini akan “mengekplorasi trauma”.

Sang sutradara, Mat Reeves juga dikenal sering menggrap film dari sudut pandang emosi yang berbeda dan tidak mudah ditebak. Hal inilah yang membuat para fans berspekulasi bahwa sosok Bruce dan nuansa Gotham akan hadir dengan warna baru.

Kabar yang beredar menyebutkan bahwa film The Batman akan mengadopsi komik The Long Haloween. Namun sampai saat ini belum ada detail konkret selain informasi tentang pemeran utama, sutradara, dan juga cuplikan trailernya.

Mengacu pada trailer The Batman, diisyaratkan Bruce Wayne akan memburu seorang pembunuh bayangan. Di dalamnya juga terlihat sosok Catwoman, Carmine Falcon, Riddler, serta Komisaris Gordon.

Sang sutradara mengatakan bahwa para penjahat akan berkoalisi dan segera melancarkan aksinya. Jadi bisa disimpulkan bahwa penonton akan langsung melihat sosok Catwoman, Penguin, dan Riddler sejak scene awal.

Namun adanya pandemi ternyata juga berefek langsung kepada produksi film The Batman. Sejak tanggal 26 Maret 2020, aktivitas syuting dihentikan sementara. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Reeves dan mengatakan akan melanjutkan produksi kembali setelah semuanya aman.

2.     Daftar Pemain

Selain Robert Pattinson, ada beberapa bintang laga lain yang sudah terkonfirmasi akan turut andil dalam film. Collin Farrel akan bermain sebagai Penguin alias Oswald Cobblepot yaitu musuh utama Batman. Kemudian aktor John Turturro dipilih bermain sebagai bos mafia Ghotam, Carmine Falcone.

Sosok Catwoman akan diperankan oleh Zoe Kravitz. Sedangkan Riddler dipercayakan kepada aktor Paul Dano. Warner Bros juga menyatakan bahwa Peter Sarsgaard akan turut hadir dalam The Batman dengan karakter Gil Colson. Kemudian Jayme Lawson tampil sebagai Walikota Gotham dalam film ini.

3.     Jadwal Rilis

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, produksi film ini terhenti sejak tanggal 26 Maret 2020 akibat pandemi COVID-19. Di awal, sekuel direncanakan akan tayang pada 25 Juni 2021.

Tetapi karena adanya kendala tersebut, maka tanggal rilis tersebut dibatalkan dan menurut Variety film akan debut pada 1 Oktober 2021. Tentunya banyak fans sudah tidak sabar melihat bagaimana aktor Robert Pattinson beraksi menumpas kejahatan memakai Batsuit dan mengendarai Batmobile.

Itulah review trailer film dan informasi mengenai daftar pemain serta tanggal rilisnya. Mengingat industri film di tahun 2020 yang sedang lesu efek dari pandemi berkepanjangan, tentunya layak masuk ke dalam wishlist. Kita nantikan bersama bagaimana kualitas akting Robert Pattinson di film ini.

Review Film The Call (2020)

the call

Di akhir November 2020, Netflix kembali menghadirkan film terbaru yang bisa dijadikan refrensi tontonan sekaligus mengisi waktu luang berjudul The Call. Film ini awalnya direncanakan tayang di bioskop, tetapi karena pandemi yang tak kunjung usai akhirnya dirilis dalam format streaming.

The Call dibintangi oleh Park Shin-hye sebagai Seo-yeon dan Jeon Jong-seo sebagai Young-sook. Scene awal dimulai dengan Seo-yeon yang tiba-tiba menerima panggilan telepon dari sosok misterius. Penelpon tersebut ternyata adalah Seo-yeon, orang yang tinggal di rumah Seo-yeon 20 tahun yang lalu.

Panggilan telepon tersebut adalah awal dari adegan menegangkan lain dan pada akhirnya mengubah kehidupan Seo-yeon untuk selamanya. Ingin tahu lebih jauh tentang plot cerita dan review film The Call? Langsung saja ikuti pembahasannya di bawah ini.

Review Film The Call

1.     Konsep dan Alur Cerita

Awal cerita dimulai dengan Seo-yeon yang baru pindah ke sebuah rumah pada tahun 2019. Dia kemudian mendapatkan panggilan misterius dan setelah membaca buku harian yang tertinggal di rumah tersebut, Seo-yeon mengetahui bahwa si penelpon adalah Young-sook yang sudah lebih dulu tinggal di rumah itu 20 tahun yang lalu.

Perbincangan kedua wanita tersebut terjadi lintas waktu. Kemudian diceritakan bahwa Seo-yeon mengetahui apapun yang dilakukan oleh Young-sook akan berefek pada kehidupannya di masa depan.

Seo-yon pun memperingatkan kepada lawan bicaranya itu tentang sebuah tragedi buruk, yaitu dia akan tewas dibunuh dalam waktu dekat. Mengetahui hal tersebut, Young-sook pun melakukan segala cara untuk menghindarinya dan pdaa akhirnya bisa selamat.

Setelah scene ini berlalu, tiba-tiba Young-sook berubah menjadi sosok yang berbeda. Ia mulai agresif dan sedikit mengancam saat menelpon. Seo-yon kemudian baru tahu kalau ternyata Young-sook adalah seorang pembunuh berantai dengan sifat psikopat.

Hal ini membuat kelangsungan hidup Seo-yon terancam karena Young-sook di masa lalu bisa dengan mudah melakukan hal buruk yang untuk mengubah hidupnya. Film ini sangat cocok buat Anda yang suka dengan adegan teror menegangkan dan memicu adrenalin.

2.     Kualitas Akting

Selain alur cerita, poin plus film ini adalah kualitas akting dari 2 bintang utamanya. Walaupun sepanjang film komunikasi keduanya hanya diakukan via telepon, tetapi mereka mampu menampilkan gesture dan mimik yang ekspresif serta bisa tersampaikan dengan baik kepada penonton.

Jeon Jong-seo sukses tampil sebagai antagonis mengerikan dengan karakter psikopat yang membuat penonton senam jantung.  Menariknya lagi, The Call barulah film kedua yang dibintangi oleh Jeon Jong-seo sepanjang karirnya. Hal tersebut membuktikan bahwa aktris cantik yang satu ini punya bakat dan kualitas akting yang mumpuni.

Sedangkan Shin-hye juga menampilkan kualitas peran yang tidak kalah mengagumkan. Dia menyajikan mimik muka dan ekspresi ketakutan yang sempurna walaupun hanya diteror lewat panggilan telepon. Keduanya layak mendapat apresiasi tinggi karena berhasil membawa The Call menjadi film thriller yang cukup sukses.

3.     Kesimpulan

Mungin satu hal yag sedikit mengganjal adalah ending film The Call dianggap multitafsir. Tidak dijelaskan secara tersirat siapa yang akhirnya “menang”. Namun justru disinilah letak poin menariknya karena penonton dibebaskan untuk menentukan konklusi film ini sesuai interpretasi masing-masing.

Itulah review film terbaru The Call. Dengan scoring dan sinematografi yang dibuat apik sehingga penonton seakan diajak untuk merasakan teror sepanjang durasi, menjadikan film ini sangat layak dimasukkan dalam list tontonan Anda berikutnya. Selamat menonton, fellas!

Review Film The Invisible Man, Teror Mencekam

the invicible man

Review film kali ini membahas salah satu genre horor yang cukup menyita perhatian di tahun 2020, yaitu The Invisible Man. Film ini menyuguhkan aksi teror dari makhluk misterius tak kasat mata dengan total durasi 2 jam 5 menit yang sukses membuat penonton sport jantung tanpa henti.

Film ini disutradarai oleh Leigh Whannell yang juga menggarap film horor sensasional lain, yaitu Insidious. Aktor utama dibintangi oleh Elisabeth Moss yang berperan sebagai Cecilia dan Oliver Jackson Cohen sebagai Adrian Griffin.

Ingin tahu bagaimana review film The Invisible Man dan juga alur ceritanya? Langsung saja ikuti pembahasannya berikut ini.

Film The Invisible Man

1.     Alur Cerita The Invisible Man

Film ini dimulai dengan narasi kisah Cecilia yang terjebak hubungan tidak harmonis dengan seorang ilmuwan kaya, yaitu Adrian Griffin. Sosok Adrian ditampilan sebagai pribadi yang posesif, terlalu mengekang, serta mengatur apapun yang dilakukan oleh Cecilia.

Karena merasa tidak betah, Cecilia memutuskan untuk kabur dari rumah dengan bantuan saudara perempuannya bernama Emily (Harriet Dyer). Niat tersebut berhasil dimana kemudian Cecilia menumpang tinggal di rumah teman lamanya bernama James (Aldis Hodge).

Saat sudah merasa aman dan nyaman hidup jauh dari pasangannya, suatu hari Cecilia mendengar kabar bahwa Adrian Griffin tiba-tiba meninggal karena bunuh diri. Dan ternyata pasangannya tersebut mewariskan kekayaan dalam jumlah besar kepada Cecilia.

Berita ini tadinya membuat Cecilia lega, tetapi lama kelamaan ada sesuatu yang membuatnya tidak tenang. Sejak saat itu, mulai banyak kejadian aneh yang mengganggunya. Dia menjadi stress dan depresi. Cecilia yakin bahwa arwah Adrian lah yang selama ini memburunya karena masalah yang belum beres.

Ketika Cecilia ingin membuktikan kepada orng-orang bahwa dirinya sedang dihantui oleh mantan pasangannya tersebut, dia justru dianggap gila. Yang terjadi selanjutnya adalah adegan penuh teror yang mencekam dan membuat siapapun yang menontonnya harus siap dengan banyak scene mengagetkan.

2.     Review Film The Invisible Man

Film ini sukses menghadirkan teror dengan intensitas tinggi. Namun The Invisible Man tidak seperti film horor klasik kebanyakan dimana penuh dengan jump scare yang membuat penonton terperanjat. Anda akan dibawa hanyut merasakan kegelisahan yang dialami oleh Cecilia.

Bahkan mulai dari adegan awal dimana Cecilia mencoba kabur dari rumah, penonton sudah diajak merasa deg-degan dan khawatir apa yang akan terjadi selanjutnya. Kekuatan utama film ini adalah alur cerita horor psikologis yang tidak mudah ditebak serta kegilaan sosok Adrian sebagai antagonis.

Elisabeth Moss juga mampu menyuguhkan akting yang brilian sepanjang film. Ekspresi gelisah, takut, dan hancurnya kehidupan Cecilia bisa ditampilkan dengan apik oleh aktris peraih Emmy dan Golden Globes Award ini.

3.     Kesimpulan The Invisible Man

Kalau Anda mencari tontonan horor dengan teror mengerikan, maka The Invisible Man cocok dijadikan pilihan. Sepanjang film, penonton seakan diajak untuk merasakan perasaan dari Cecilia sehingga apapun yang dilakukannya membuat jantung berdegup kencang.

The Invisible Man sukses mendapatkan rating 7.1 di situs IMDB yang membuatnya layak ditonton di akhir pekan. Saran kami, sebaiknya jangan menonton sendirian. Ajaklah teman atau pasangan Anda agar bisa ikut merasakan ketakutan dan teror bahkan sampai setelah selesai menonton.

Itulah review film terbaru The Invisible Man. Visual film ini ditampilkan sangat ciamik sehingga menambah nuansa horor dan ketakutan. Kalau kalian penasaran bagaimana nasib Cecilia di akhir film, segera saja tonton The Invisible Man sekarang juga!

Review Fim Bad Boys for Life: Aksi Duo Ikonik yang Cukup Menghibur

bad boys

Berbicara tentang film action dengan suguhan unsur komedi yang kental, maka film Bad Boys adalah salah satu yang paling mencuri perhatian. Sekuel pertama dirilis tahun 1995 kemudian dilanjutkan sekuel Bad Boys II di tahun 2003. Setelah sekian lama absen, di tahun 2020, sekuel ini kembali hadir dalam trilogi berjudul Bad Boys for Life.

Aktor utama masih dibintangi oleh Will Smith sebagai Mike Lowrey ditemani oleh Martin Lawrance sebagai Marcus Brunett dimana keduanya masih berperan sebagai duo detektif. Sejak awal kemunculannya, film ini sukses menjadi pelopor jalan cerita buddy cop apalagi ditunjang dengan akting brilian dari dua bintang utamanya.

Anda tidak hanya disuguhi dengan adegan action yang menegangkan tetapi juga puas dengan sisipan komedi di sepanjang film. Lalu bagaimana dengan Bad Boys for Life? Apakah jalan ceritanya masih relate dengan sekuel awal? Jawabannya ada dalam poin-poin di bawah ini.

Review Bad Boys for Life

1.     Sentuhan Sutradara Baru

Jika edisi awal film ini digawangi oleh sutradara Michael Bay, Bad Boys for Life digarap oleh sutradara lain, yaitu duo Adil El Arbi dan Bilall Fallah dari Belgia. Walaupun begitu, unsur komedi masih menjadi kekuatan utama film ini.

Selain itu, hadir juga aktor-aktor baru yang sudah berpengalaman di perfilman Holywood seperti Vanessa Hudgens, Alexander Ludwig, dan Joe Pantoliano sehingga membuatnya jalan cerita Bad Boys for Life menjadi lebih menarik dan bervariasi.

2.     Jalan Cerita Film

Film ini dimulai dengan perbedaan cara pandang dari Mike dan Marcus mengingat usianya yang semakin tua. Mike masih memegang prinsip hidupnya, yaitu membasmi kejahatan dengan cara bergabung di kepolisian. Sedangkan Marcus justru sudah tidak tertarik dengan dunia kriminalitas dan ingin pensiun dari kepolisian.

Untuk menyelesaikan perbedaan keinginan tersebut, jalan penyelesaiannya adalah dengan perlombaan. Kapten Howard yang diperankan oleh Joe Pantoliano berperan sebagai juri. Jika nantinya Mike menang, maka Marcus tidak boleh pensiun dari kepolisian dan juga berlaku sebaliknya.

Namun di tengah jalannya perlombaan, Mike diserang oleh orang tidak dikenal dan membuatnya terluka. Setelah itu, Mike diberi tugas untuk menyelidiki kasus tersebut bersama tim yang berisi sekelompok polisi muda dengan sebutan AMMO. Marcus pun bergabung dan menyebut bahwa misi tersebut merupakan aksi terakhir kalinya.

Scene selanjutnya dipenuhi dengan adegan pengejaran dan penyergapan yang cukup menegangkan untuk menangkap target pelaku. Aksi dari duo detektif jenaka tersebut cukup mengobat kerinduan pecinta film Bad Boys yang sudah menunggu 17 tahun untuk menikmati tingkah kocak mereka kembali.

3.     Kesimpulan

Sekuel film Bad Boys for Life tentunya layak dijadikan pilihan sebagai hiburan akhir pekan. Anda juga akan dimanjakan dengan sentuhan kekinian dan penggunaan teknologi canggih ketika Mike dan Marcus sedang menjalankan misi.

Film ini mendapatkan rating 6,6 di situs IMDB dan rating 77% d situs Rotten Tomatoes. Walaupun tidak terlalu tinggi, jalan cerita yang sulit ditebak dengan tambahan plot twist membuat Bad Boys for Life tetap cocok ditonton bersama keluarga dan pasangan.

Itulah review dari film duo buddy cop terbaru yaitu Bad Boys for Life. Tentunya kualitas akting dari Will Smith dan Martin Lawrence tidak perlu diragukan lagi. Visual dan sound film juga tidak terlalu buruk walaupun masih ada beberapa kekurangan yang cukup mencolok. Selamat menonton, guys!