Guns N Roses Berdirinya Band Hard Rock

roses

Sebelum terjadinya British Invasion di pertengahan 1990-an, skena musik Amerika sukses merajai industri musik dunia. Genre yang populer adalah rock dengan musik keras dan cadas. Salah satu band international yang berperan penting mempopulerkan musik rock atau hard rock adalah Gun N Roses.

Band ini sebenarnya sudah berdiri sejak tahun 1984, tetapi baru diumumkan secara resmi pada tahun 1985 di Kota Los Angeles. Sampai saat ini, nama Gun N Roses masih abadi di skena musik rock dan disebut-sebut sebagai yang terbaik sepanjang masa.

Namun mungkin banyak yang belum tahu bagaimana sejarah berdirinya band international Amerika ini, khususnya anak muda yang baru lahir tahun 2000-an. Sebenarnya apa saja proses yang terjadi sehingga nama Gun N Roses bisa sepopuler seperti sekarang? Inilah penjelasan lengkapnya. Check this out!

Sejarah Berdirinya Gun N Roses

1.     Inspirasi Nama

Sebagai sebuah band, pemilihan nama Gun N Roses dianggap banyak orang sebagai ide yang brilian. Nama tersebut memperlihatkan kegarangan serta sisi romantis sekaligus. Inspirasi nama band Gun N Roses berasal dari gabungan nama kedua personelnya yaitu sang vokalis, Axl Rose dan Tracii Guns, pada lead gitar.

Sewaktu awal memulai karir, Axl dan Tracii sebenarnya tidak tergabung dalam satu band yang sama. Axl adalah vokalis band Hollywood Rose sedangkan Tracii adalah gitaris LA Guns. Baru di tahun 1985, Axl mengajak rekannya di Holywood Rose, Izzy Stradlin sebagai gitaris.

Tracii juga mengajak personel LA Guns yaitu Olei Beich sebagai bassist dan drummer Rob Gardner. Setelah semua posisi lengkap, dipilihlah nama band baru yaitu Gun N Roses atau sering disingkat GNR yang juga merepresentasikan produk hasil gabungan antara personel Hollywood Rose dan La Guns.

2.     Awal Kesuksesan

Nama GNR sangat melejit di era tahun 1980-1990 awal. Kesuksesan ini juga menandai skena musik hard rock sebagai raja industri saat itu. Tonggak awal keberhasilan GNR didapat dari perilisan album Appetite for Destruction di tahun 1987. Album ini berisi beberapa megahits GNR yang populer sampai sekarang.

Diantaranya adalah Welcome to the Jungle, Paradise City, serta Sweet Child O’ Mine. Ketiga hits tersebut diterima dengan baik oleh penikmat musik di seluruh dunia, apalagi ditambah dengan kepiawaian Axl menyanyikannya dengan nada-nada tinggi yang tidak mampu dilakukan oleh vokalis band lain.

Dengan suksesnya album tersebut, GNR kemudian merilis dua album berikutnya secara bersamaan, yaitu Use Your Illusion I dan Use Your Illusion II. Respon pecinta musik di Amerika dan dunia ternyata tidak kalah positif dari album sebelumnya.

Dibuktikan dengan penjualannya yang tembus jutaan kopi dan mendapatkan predikat platinum dari RIAA. Beberapa single di dalam album ini juga sukses merajai tangga lagu di berbagai negara, diantaranya Civil War, Knockin’ on Heaven Door, Don’t Cry, dan tentu saja megahits November Rain.

3.     Bongkar Pasang Personel

Sepanjang karirnya, GNR berhasil meluncurkan total 10 album, terakhir di tahun 2008. Selama itu juga, GNR sudah berkali-kali bongkar pasang personel. Total ada 22 personel yang keluar masuk band international ini. Di awal, GNR digawangi oleh Axl Rose, Slash, Duff McKagan, dan Steven Adl.

Sedangkan formasi terakhirnya adalah Axl Rose pada vokal dan piano, Slash pada lead gitar, Duff McKagan sebagai bassist, Dizzy Reed pada keyboard, Ricahrd Fortus pada rhytm, Frank Ferrer sebagai drummer, serta Melisa Reese pada keyboard synthesizer.

Narasi Dibalik Lagu Wonderwall, Oasis

oasis

Perkembangan musik Inggris di awal tahun 90-an tidak bisa dilepaskan dari peran Oasis. Band international asal Manchester ini adalah pencetus era britpop yang gaungnya bahkan sampai ke Amerika Serikat. Oasis juga dikenal lewat berbagai karya keren dan punya nuansa tersendiri sehingga berhasil mencuri perhatian di kalangan penikmat musik.

Jika berbicara tentang hits Oasis, maka deretan lagu seperti Don’t Look Back in Anger, Stand by Me, Champagne Supernova, dan Wonderwall bisa dibilang merupakan soundtrack wajib dengar bagi para fans-nya. Diantara hits tersebut, judul terakhir cukup menarik untuk dibahas lebih jauh.

Ada banyak narasi dan anekdot dibalik lagi yang mungkin belum banyak diketahui orang. Apa saja contohnya? Langsung saja ikuti pembahasannya dalam poin-poin di bawah ini.

Narasi Lagu Wonderwall

1.     Hasil Imajinasi Noel

Banyak orang yang menyebut kalau lagu Wonderwall sangat interpretatif. Artinya, tiap-tiap orang bisa memaknainya dengan interpretasi yang berbeda-beda. Tapi secara garis besar, sebenarnya mengusung tema musik sendu dan didukung dengan lirik yang tidak kalah galau.

Para fans Oasis pada awalnya menduga kalau Wonderwall adalah bentuk curahan hati Noel Galagher untuk sang istri, Meg Matthews. Namun dugaan tersebut ternyata tidak tepat. Dikonfirmasi oleh Noel sendiri, ia mengatakan bahwa adalah hasil imajinasi abstraknya saja dan tidak ditujukan kepada sosok tertentu.

Pada suatu kesempatan, Noel menjelaskan makna dari lagu Wonderwall yaitu tentang seseorang yang menyelematkan temannya dari dirinya sendiri. Sedikit membingungkan memang. Gampangnya, teman tersebut ingin membantu temannya bangkit melewati rasa depresi dan keterpurukan akibat tekanan hidup.

2.     Tidak Direspon Positif oleh Personel Lain

Walaupun mencapai kesuksesan yang luar biasa, tenyata tidak terlalu direspon positif oleh personel Oasis lain saat didengarkan pertama kali. Salah satu sosok yang merasa kurang cocok adalah adik dari Noel, yaitu Liam Galagher. Ia mengatakan bahwa lagu ciptaan Noel tersebut tidak membuatnya terkesan.

Ketika Oasis sedang berlatih pun Liam beberapa kali memprotes aransemen lagu Wonderwall. Dia merasa kurang sreg dengan sound bass-nya dan dinilai tidak sesuai dengan musik Oasis. Namun pada akhirnya tetap dirilis dan sukses menjadi salah satu hits terbaik mereka sepanjang masa.

3.     Makna Wonderwall Menurut Liam

Seperti yang kita tahu, Wonderwall merupakan masterpiece ciptaan Noel. Tetapi saat di atas panggung, justru sosok Liam Galagher lah yang berperan penting. Ia adalah vokalis yang sukses membuat para pendengar ikut merasakan getirnya tiap liriknya.

Liam juga punya interpretasi sendiri tentang lagu ini. Menurutnya, Wonderwall adalah suatu hal yang indah dan bisa dimaknai apa saja. ia artikan sebagai sebuah tembok besar. Ketika kita berusaha dan berjuang maksimal, sebesar apapun tembok penghalang pasti bisa terlewati dan kebahagian sudah menunggu dibaliknya.

4.     Langsung Sukses Ketika Debut

Tidak ada yang membayangkan bahwa lagu Wonderwall akan sepopuler ini. Bahkan saat pertama kali dirilis langsung sukses menyita perhatian jutaan orang. Album Oasis dimana terdapat single Wonderwall di dalamnya terjual lebih dari 1 juta kopi dan menempati posisi runner up UK Top Chart.

Itulah sepenggal narasi dibalik lagu megahits Oasis, Wonderwall. Sampai sekarang lagu ini masih sering diputar bahkan oleh anak-anak milenials karena memang liriknya yang dalam dan aransemen hebat dari Galagher bersaudara.

Oasis, Band Britpop Pendobrak Dominasi Musik Grunge

oasis

Oasis – Pada sekitaran tahun 1990-an awal, dunia musik sedang dihebohkan dengan tren grunge. Salah satu pelopornya adalah band international asal Amerika, Nirvana yang sukses berkat single andalannya Smells Like Teen Spirit. Saat itu, anak-anak muda merasa terwakili dengan tema dan aliran musik yang dibawakan oleh band rock seperti Nirvana.

Hal ini jugalah yang membuat tren grunge semakin populer. Tema musik yang keras, memberontak, dan muak dengan keadaan ternyata mudah diterima para penikmat musik, khususnya anak muda. Hadirnya tren tersebut kemudian mendorong band-band asal Inggris untuk membuat tandingan.

Musik pop alternatif yang nyaman di telinga menjadi narasi untuk melawan grunge. Sejak saat itu, munculah berbagai band international besar Inggris seperti Blur, Suede, dan tentu saja Oasis. Tren musik grunge menjadi semakin terdesak dan diperparah dengan kematian Kurt Cobain di tahun 1994.

Semakin populernya Oasis dan Blur menandai era kejayaan musik alternatif. Musik mereka dengan cepat diterima secara global. Maka dari itu, tidak heran jika kemudian Oasis disebut sebagai pioner band britpop dan menyandang status legenda. Lalu bagaimana kisah perjalan karir Oasis? Agar tidak semakin penasaran, simak pembahasannya di bawah ini.

Perjalanan Karir Oasis

1.     Proses Berdiri

Oasis berdiri pada tahun 1991 di kota Manchester. Di awal kemunculannya, nama yang digunakan adaah The Rain. Band ini kemudian berevolusi menjadi Oasis dengan personel awal Paul MaCuigan pada bass, Paul Arthurs sebagai gitaris, Tony McCarrol sebagai drummer, dan Chris Hutton pada vokal.

Namun The Rain tidak berjalan harmonis. Para personelnya merasa kurang cocok dengan sang vokalis. Arthurs kemudian mengajak temannya yaitu Liam Galagher sebagai vokalis baru. Tidak lama setelah itu, bergabung juga kakak Liam, Noel Galagher sebagai vokal gitar.

Ketika baru bergabung, Liam memberikan saran untuk mengganti nama The Rain menjadi Oasis. Nama tersebut terinspirasi dari sebuah poster dinding yang ada di kamarnya. Poster tersebut memuat promo band international Inspiral Carpets yang akan tampil di venue Oasis Leisure Centre.

2.     Perjalanan Karir

Album pertama yang dirilis adalah Definitely Maybe di tahun 1994. Sebelum itu, mereka terlebih dahulu bekerjasama dengan label indie Creation Records. Setahun setelah dirilisnya album pertama, meluncurkan album kedua dengan judul (What’s the Story?) Morning Glory? dengan personel baru yaitu drummer Alan white.

Di album kedua inilah terdapat beberapa mega hits, seperti Wonderwall, Don’t Look Back in Anger, dan Champagne Supernova. Album (What’s the Story?) Morning Glory? juga menandai puncak karir Oasis dan semakin berkembangnya skena britpop, tidak hanya di Inggris tetapi sampai ke seluruh dunia.

Di tahun 1997, album ketiga yaitu Be Here Now resmi dikeluarkan. Namun berbeda dari 2 album sebelumnya yang sukses meraih predikat sebagai album dengan penjualan tercepat dalam sejarah Inggris, Be Here Now tidak memperoleh popularitas serupa.

3.     Kesuksesan Oasis

Sebagai sebuah band international legendaris, berhasil memenangkan ratusan penghargaan. Prestasi pertama yaitu memuncaki top chart lagu Inggris lewat single yang berbeda-beda. Kemudian juga meraih 15 penghargaan NME Awards, 9 Q Awards, dan 4 MTV Europe Music Awards.

Bahkan juga sempat masuk nominasi Grammy Awards dan resmi tercatat di Guinness Book of Record di tahun 2010 sebagai “Longest Top 10 Chart Run by a Group” karena sukses menempatkan 22 hits-nya di 10 besar top chart lagu Inggris.

Fakta Menarik Coldplay yang Tidak Banyak Orang Tahu

coldplay

Membahas band international pada medio 2000-an, pastinya sulit terlepas dari nama Coldplay. Grup musik asal London ini langsung mendapatkan perhatian besar dari pecinta musik di seluruh dunia sejak debut album pertamanya, Parachutes di tahun 2000. Single andalannya adalah Yellow yang sukses meledak di pasaran.

Coldplay dibentuk oleh sekelompok mahasiswa yang sedang menempuh studi di University College London. Prosesnya dimulai dengan pertemuan antara Chris Martin yang nantinya berperan sebagai vokalis dengan Jonny Buckland, sang gitaris. Mereka berdua akhirnya membentuk band dan berjalan selama setahun.

Personel berikutnya yang bergabung adalah basist, Guy Berryman. Ketiga personel tersebut belum menamakan diri mereka Coldplay, tetapi lebih dulu memilih nama Starfish. Barulah ketika Will Champion bergabung sebagai drummer, nama Coldplay dipakai sampai saat ini. Pemilihan nama tersebut berasal dari saran teman kuliah Chris.

Walaupun dicap sebagai salah satu band international legendaris, ternyata ada banyak fakta menarik dari Coldplay yang perlu kamu tahu selain lagu-lagunya saja. Apa saja contohnya? Langsung saja simak penjelasannya di bawah ini.

Fakta Menarik Coldplay

1.     Bukan Berasal Dari Fakultas Musik

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, seluruh personel berasal dari almamater yang sama yaitu University College London, salah satu kampus kenamaan di Inggris. Namun ternyata Chris Martin dan personel lain tidak ada yang berasal dari fakultas atau jurusan musik sama sekali.

Chris menempuh studi di jurusan sastra Yunani. Jonny Buckland adalah mahasiswa jurusan astronomi dan matematika sedangkan Guy Berryman berkuliah di jurusan arsitektur. Kemudian Will, sang drummer terdaftar sebagai mahasiswa di jurusan komputer.

2.     Kisah Lagu Yellow

Jika fans diminta untuk menyebut salah satu hits yang paling memorable, kemungkinan besar Yellow menjadi satu lagu yang paling sering disebut. Hal tersebut sangat wajar mengingat lagu ini jugalah yang berperan besar mempopulerkan Coldplay di awal kemunculannya.

Ada kisah menarik dibalik pemilihan judul Yellow. Inspirasi lagu tersebut didapat saat para personel Coldplay sedang memandangi langit malam. Setelah lirik dan aransemen lagu tercipta, mereka justru bingung untuk memberikan judul di lagu ini.

Kemudian Chris Martin memberikan solusi dengan memberikan judul “Yellow” yang terinpirasi dari Yellow Pages atau buku telepon yang sedang dibacanya saat itu.

3.     Sejarah Markas Coldplay

Seperti kebanyakan band international lain, Coldplay juga punya markas yang kemudian sering disebut dengan Coldplay HQ. Menariknya mereka tidak memilih markas di pemukiman elite atau tempat yang jauh dari gangguan. Mereka justru membangun markas di distrik sederhana di daerah London Utara.

Markas tersebut dulunya adalah toko roti. Di dalam markas tersebut, juga terdapat studio yang biasa digunakan sebagai tempat berlatih dan juga menulis lagu-lagu hits-nya.

4.     Komitmen Tentang Narkoba

Walaupun sudah sebesar sekarang, para personel masih memegang teguh peraturan dan kesepakatan yang telah dibuat sejak awal yaitu dilarang mengkonsumsi narkoba jenis apapun. Jika sampai ada personel yang ketahuan memakai narkoba, konsekuensinya akan langsung dikeluarkan dari band.

5.     Sukses Meraih Ratusan Penghargaan

Sejak awal kemunculannya sudah mendapatkan atensi lebih di kalangan penggemar musik Inggris. Oleh karena itu, tidak heran jika banyak orang yang menyebut Coldplay sebagai band international asal Inggris paling sukses di era modern.

Dibuktikan dengan ratusan penghargaan yang sukses diraih sampai saat ini. Yang paling bergengsi tentunya adalah meraih 7 penghargaan Grammy Awards yang juga menandai puncak karir Chris Martin dan kawan-kawan sebagai sebuah band.