REVIEW FILM PROJECT POWER ! : Segala Kemungkinan Teknologi Yang Bisa Terjadi Di Masa Depan?

REVIEW FILM PROJECT POWER (2020): Genre Superhero Rasa Sci-Fi , Dan Segala Kemungkinan Teknologi Yang Bisa Terjadi Di Masa Depan – Hallo pembaca yang budiman dan padiman semuanya, apa kabar? Semoga kalian dan kita semua sehat-sehat selalu yah. Di tengah kondisi yang serba tidak pasti seperti sekarang ini, pastinya kita jadi lebih sering berada di rumah yah guys, demi untuk mengurangi kontak dengan orang lain di luar sana. Nah, sementara kita semua menjadi lebih sering berada di rumah, pastinya kita butuh kegiatan-kegiatan positif yang bisa menyenangkan jiwa dan raga, kan? Kita berikan solusi nih untuk kalian, yaitu kalian bisa baca review dari kita lalu nonton film rekomendasi dari kita secara gratissss. Pasti akan seru!

Di kesempatann kali ini kita akan berikan ulasan mengenai review film yang bisa dibilang multi-genre nih, yaitu action, superhero, maupun sci-fi. Berjudul Project Power, film berdurasi 114 menit ini adalah fim yang dibintangi oleh Jamie Fox, Joseph Gordon-Levitt, beserta Dominique Flashback sebagai para pemeran utamanya. Film ini mengangkat tema tentang proyek pengedaran kapsul berbahaya yang diberi nama kapsul Power, dengan tujuan untuk membangun evolusi manusia di kehidupan selanjutnya. Cerita film ini juga identik dengan cerita-cerita film yang mengangkat tema futuristik serta seperti sedikit memberikan gambaran mengenai sisi gelap dari ilmu pengetahuan / science yang jika disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab maka akibatnya akan fatal, bahkan dapat mengancam nyawa banyak manusia.

Disutradarai oleh Henry Joost dan Ariel Schulman, film ini bisa dijadikan film rekomendasi bagi kalian yang menyukai genre action , thriller, sekaligus sci-fi nih! Film Project Power ini juga didistribusikan oleh Netflix, dan digarap oleh rumah produksi Screen Arcade; Supermarche. Nah, langsung aja yuk kita baca ringkasan alur cerita dan juga review yang kita berikan dibawah ini. Check it out, folks!

PLOT SUMMARY REVIEW FILM PROJECT POWER (2020)

Di sebuah pelabuhan, terlihat satu kapal yang sedang bersandar layar lalu kapal tersebut menurunkan beberapa container untuk kemudian dibawa ke kota New Orleans pada pukul 03.00 pagi.

Sesampainya di tempat tujuan, seorang laki-laki paruh baya bernama Biggie, terlihat sedang menjelaskan tentang sebuah produk yang berbentuk kapsul yang diberi nama Power kepada sekumpulan anak muda laki-laki dan perempuan, dan ternyata mereka adalah para pengedar obat-obatan terlarang, yang mana kapsul tersebut mengandung bahan yang bisa menjadi sumber kekuatan super di tubuh tiap pemakainya. Kapsul-kapsul tersebut disimpan dengan rapih di dalam beberapa kotak dan koper, dan diberikan secara cuma-cuma oleh Biggie kepada mereka. Mereka semua terlihat tertarik dengan penjelasan Biggie lalu menerima penawaran tersebut. Salah satu dari sekumpulan pengedar tersebut yang juga terlihat sangat antusias adalah seorang laki-laki bernama Newt yang nantinya akan menjadi pengedar kapsul-kapsul ini.

6 minggu kemudian, 911 mendadak kebanjiran telepon darurat dimana setiap telepon yang diterima selalu saja tentang orang-orang atau korban yg tiba-tiba berjatuhan sehabis minum sebuah kapsul. Para penelepon juga menjelaskan keadaan para korban tersebut, yang mana si korban terlihat menjadi sangat kuat seperti memiliki kekuatan super yang belum diketahui darimana asalnya, sang korban pun tak jarang mengacaukan keadaan sekitar, dan kalaupun korban tersebut terluka, mereka juga tidak akan mengeluarkan darah.

READ  REVIEW FILM TO ALL THE BOYS: P.S I STILL LOVE YOU (2020): Potret Percintaan Remaja Yang Dibarengi Hadirnya Kenangan

Adalah seorang polisi detektif yang berasal dari NOPD bernama Frank Shaver, yang mengetahui tentang proyek kotor tersebut dan terpaksa membeli kapsul Power untuk mengetahui bagaimana cara kerja dan efeknya pada tubuh si pemakai, lalu kemudian akan ia gunakan untuk menangkap para pemakai kapsul tersebut yang telah banyaj membuat onar di kota tempat tinggalnya. Frank membeli kapsul itu dari seorang anak remaja berkulit hitam yang masih duduk di bangku sekolah bernama Robin, yang mana anak tersebut ternyata salah satu penjajak kapsul Power juga.

Suatu ketika, terdapat kasus perampokan di sebuah Bank di kota New Orleans, dimana para pihak kepolisian terlihat kewalahan dan tidak berani mendekati pelaku perampokan tersebut. Datanglah Frank dengan niat untuk membantu keadaan. Frank tahu betul bahwa pihaknya tidak akan mampu menangkap pelaku perampokan tersebut dikarenakan pelakunya sedang dibawah pengaruh kapsul Power. Maka Frank-pun memutuskan untuk menggunakan kapsul Power yang telah ia beli dari Robin demi untuk menangkap si pelaku sambil membuktikan sendiri bagaimana efek dari kapsul tersebut.

Pelaku berhasil ditangkap oleh Frank dan diamankan, namun Frank justru ditegur oleh Kapten nya dikarenakan ketahuan mengonsumsi kapsul tersebut, hingga berakhir pada Frank diminta untuk melepaskan lencana dan senjata yang ia miliki. Frank menjelaskan rencana dan alasan mengapa ia mengonsumsi kapsul tersebut, lambat laun sang Kapten mempercayainya lalu memberitahu Frank sebuah rahasia terkait proyek kapsul Power tersebut. Sang kapten juga memberikan foto seorang mayor yang mana mayor tersebut menurut sang kapten terlibat dalam kasus kapsul Power ini.

Mulailah Frank melakukan pencariannya terhadap mayor yang fotonya diberikan kaptennya tersebut, namun rencana dan pencarian Frank ternyata justru menuntunnya menuju kepada temuan yang tidak ia duga sebelumnya, seperti siapa Mayor yang ada di foto itu sebenarnya dan apa tujuannya terlibat dalam proyek kapsul Power tersebut. Dibantu oleh Robin sang “mantan penjajak”, Frank pun memulai kisah dan aksinya yang membawanya kepada inti dari bisnis kapsul tersebut, yakni kehidupan masa lalu sang Mayor yang melibatkan anak perempuannya bernama Tracy.

Project Power
Review FIlm Project Power

GOOD POINTS

Film besutan Henry Joost dan Ariel Schulman berjudul Project Power ini adalah film yang bergenre Superhero, setidaknya begitulah yang tertera di ulasan-ulasan yang ada di internet untuk film ini. Memiliki durasi kurang lebih 2 jam, film ini menyajikan berbagai adegan action dan saling kejar antar warga sipil dan juga pihak polisi, tipikal film action Hollywood pada umumnya. Namun, setujukah kalian bahwa film ini juga sarat akan genre Sci-Fi, dimana hal tersebut terlihat dari adegan-adegan beserta penjelasan-penjelasan mengenai kemampuan kapsul tersebut? Kapsul power yang mampu merubah manusia menjadi monster, memiliki kekuatan super serta memiliki dampak yang mematikan? Sebuah poin awal yang cukup baik dimana hal tersebut dapat memperlihatkan kelihaian sang sutradara dalam membungkus film ini menjadi sebuah tontonan Superhero , Sci – Fi yang epik bagi kita semua.

READ  REVIEW FILM VIVARIUM (2020): Penuh Teka-Teki, Plot Antiklimaks, dan Sensasi Sci-Fi Thriller Berkumpul Menjadi Satu | Free !!

Jamie Fos yang berperan sebagai Mayor Arthur / Art , Joseph Gordon Levith sebagai Detektif Frank, dan juga Dominique Fishback sebagai Robin, bisa dibilang mereka adalah sebagai Trio super di dalam film Project Power yang rilis baru-baru ini. Koneksi dan chemistry yang mereka mainkan entah mengapa terasa cukup kuat bagi para penonton, layaknya seperti sudah sering beradu akting bersama di film-film lainnya. Chemistry yang mereka sajikan itu berdampak positif pada jalannya alur cerita di film ini.

Poin menarik lainnya terdapat pada fokus pengangkatan cerita dari film ini, yang mana sang sutradara Henry Joost bekerja sama dengan Mattson Tomlin sang penulis naskah untuk mengangkat dan mengembangkan isu moral di Project Power, yaitu terkait dengan penggunaan serta pengedaran obat-obatan terlarang yang terjadi di hampir seluruh penjuru dunia. Seperti sentilan bagi para penguasa di tiap negara bahkan dunia, untuk lebih memperhatikan lagi mengenai betapa masih maraknya pengedaran produk-produk terlarang tersebut. Dan juga kaca pantulan bagi kita, agar kita tidak mudah tergiur dengan godaan-godaan pemakaian produk terlarang seperti itu, demi kelangsungan hidup generasi kita yang selanjutnya.

NOT – REALLY GOOD POINTS

Di film Project Power ini seperti yang sudah kita ketahui bahwa Tracy adalah anak kandung perempuan dari Arthur, yang telah diculik dan disekap oleh Doctor Gardner untuk nantinya dijadikan bahan penelitian dan uji coba kapsul Power temuannya bersama dengan tim. Nah, kira-kira apakah sempat terlintas di dalam pikiran kalian tentang siapa ibu kandung dari Tracy ini? Yang artinya ibu dari Tracy tersebut adalah mungkin istri atau teman dekat wanita Arthur. Kalau memang benar seperti yang dikatakan oleh Arthur bahwa Tracy mewarisi modifikasi genetik yang dulu ia dapatkan sehingga membuatnya menjadi anak yang “berbeda”, maka apakah ibu dari Tracy juga mendapatkan hal yang sama seperti Tracy? Mengapa tidak ada penjelasan yang detail mengenai cerita yang satu ini yah? Kita penasaran sebenarnya, hehe.

Robin di film ini hanyalah seorang remaja yang statusnya masih duduk di bangku sekolah. Namun, dengan alasan kebutuhan ekonomi keluarga, ia menjajal dirinya untuk menjadi penjajak kapsul Power yang sangat berbahaya tersebut. Pertanyaannya adalah, darimana Robin yang notabene masih menjadi murid di sebuah sekolah bisa mendapatkan kapsul Power tersebut? Dilihat dari kemampuan kapsul tersebut, apakah semudah itu untuk mendapatkannya hingga seorang pelajar pun bisa mengaksesnya? Kalaupun Robin mendapatkan kapsul itu dari seorang pengedar, sebutlah dari Newt, sebaiknya berikan 1 adegan saja yang memperlihatkan bahwa Robin sedang bertransaksi kapsul tersebut dengan seorang pengedar, bukan hanya ujug-ujug dia sudah memegang dan menjual kapsul tersebut.

Menjelang akhir dari film ini, terlihat adegan di kapal atas Genesis yang sedang berlayar dimana Arthur, Frank, dan Tracy yang sedang tersudut di salah satu kabin kapal sedangkan jika mereka keluar maka mereka akan ditangkap oleh Doctor Gardner yang sudah menunggu mereka tepat diluar pintu kabin. Sementara, Robin saat itu tertangkap dan berada ditangan anak buah dari Doctor Gardner, sang dokter pun mengancam Arthur untuk mengembalikan Tracy kepadanya agar Robin tetap hidup dan akan segera dikembalikan. Arthur-pun mnegatur rencana yang mana akhirnya Arthur mau tak mau harus keluar menghadapi sang Dokter untuk menyelamatkan Robin. Terjadilah pecakapan singkat diantara mereka yang diakhiri dengan ledakan dahsyat yang berasal dari tubuh Arthur yang ternyata memakan kapsul Power terakhir yang ia punya. Di adegan ini, sebenarnya akan menjadi sangat dramatis dan mungkin akan membekas di ingatan para penonton jika saja terdapat percakapan-percakapan dramatis yang terjadi diantara Arthur dan Doctor Gardner, mengenai masa lalu Arthur yang sudah dijadikan subjek pertama uji coba modifikasi genetika. Namun, sepertinya sang sutradara menginginkan sebuah klimaks yang cepat juga ringkas, sehingga ditiadakannya percakapan tambahan itu yang mungkin bisa saja akan menjadi penutup yang manis diantara perang Arthur dan sang Dokter.

READ  REVIEW FILM DOLITTLE (2020): Film Yang Sarat Akan Pesan Moral
Review Film
Project Power

CLOSING…

Itulah review film dari kami untuk film Project Power ini, film action yang sedikit menyerempet ke Sci-Fi jugayang mengusung tema serta isu moral yaitu pengedaran kapsul terlarang dan kerja sama kotor antara tenaga medis (Doctor Gardner) dan para mafia-mafia bisnis. Film ini meskipun memiliki beberapa poin bagus dari segi hal review-nya, namun tetap saja seperti karya-karya pada umumnya yaitu pasti selalu ada hal yang kurang di mata para penonton dan hal tersebut selalu menarik untuk diulas. Kalau menurut kalian, apa saja nih poin-poin kekurangan dan kelebihan yang dimiliki dari film ini?

Dan juga untuk pesan moral dari film ini sepertinya seru untuk didiskusikan nih, guys. Memang sudah sepantasnya kita tidak tergoda untuk mencoba barang-barang, obat-obatan, maupun produk-produk terlarang, kalau tidak mau berakhir seperti yang terlihat di adegan-adegan film ini. Selain pastinya akan berurusan dengan pihak berwajib, menggunakan produk-produk terlarang seperti itu hanya akan menyusahkan diri kita sendiri, dan juga orang-orang yang ada di sekitar kita, bahkan bisa membunuh kita secara perlahan. Lagipula, masih banyak kegiatan-kegiatan positif yang dapat kita lakukan dan kembangkan bersama, contohnya seperti mengembangkan skill yang kita punya untuk kemudian dipublikasikan ke khalayak ramai agar mendapatkan benefit popularitas maupun benefit keuangan. Atau jika memang memiliki jiwa bisnis seperti Biggie di film ini (kalau Biggie punya jiwa bisnis di bidang yang kotor yah guys, hehe) , kalian bisa langsung susun strategi serta rencanakan produk apa yang bermanfaat untuk seluruh orang yang bisa kita tawarkan. Lebih bermanfaat dan minim masalah kan, guys?

Bagi kalian yang mungkin sudah nonton Project Power, boleh banget nih baca review film dari kita untuk film ini, setelah dibaca boleh kalian share ke teman-teman kalian, atau kalian jadikan bahan diskusi di tengah obrolan santai kalian dirumah sambil menyeruput kopi atau teh manis kalian. Daripada mendiskusikan hal-hal yang tidak pasti, lebih baik mendiskusikan review film dari kita kan? Hehe. Jadi gak usah pikir panjang lagi, langsung saja kalian tonton filmnya terlebih dahulu, lalu baca ringkasan cerita dan review dari kita untuk film Project Power ini. Semoga dengan membaca review film dari kita ini dapat mengisi waktu luang kalian yah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *