Jusctice League Synder Cut Trailer Review

Jusctice League

Justice League Synder Cut review trailer film resmi dirilis oleh HBO Max. Namun tidak lama setelah peluncurannya, trailer tersebut tiba-tiba hilang dari platform Youtube dan membuat banyak fans bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi. Kejadian ini pun dikonfirmasi langsung oleh Warner Bros.

Mereka mengatakan ada masalah sederhana berkaitan dengan trailer Justice League yang rencananya akan dirilis pada tahun 2021 tersebut. Yang sebenarnya terjadi adalah lagu dengan judul Hallelujah milik     Leonard Cohen dalam trailer tersebut melanggar hak cipta karena lisensi pemakain oleh Warner Bros perlu diperbarui.

Baca Juga : Situs Bandar Togel Terpercaya

Namun masalah tersebut bisa cepat terselesaikan dan para fans DC Comics sudah sangat penasaran bagaimana alur cerita dari sekuel terbaru Justice League yang terakhir tayang pada tahun 2017 ini. Anda juga tertarik untuk tahu lebih jauh tentang review trailer film terbaru ini? Langsung saja simak penjelasannya berikut ini.

Review Trailer Film Justice League Synder Cut (2021)

1.     Polemik Film Justice League ( Review )

Tak bisa dipungkiri, rilisan Justice League di tahun 2017 cukup banyak mendapatkan kritik tajam dari pengamat film. Mereka berpendapat bahwa alur cerita telalu mengambang sehingga arah film tersebut tak jelas mau dibawa kemana.

Tentunya masalah terebut membuat banyak fans kecewa. Mereka menduga hal ini terjadi akibat mundurnya Zack Synder setelah proses produksi. Mungkin salah satu faktor yang masih bisa dianggap sebagai poin plus adalah karakter kuat tiap pemainnya serta jalinan chemistry yang cukup apik

Namun ternyata keluhan dari para fans tersebut mendapatkan respon langsung dari Synder. Lewat proses yang panjang dan melelahkan, akhirnya Warner Bros, DC Comics, dan HBO Max setuju merilis Justice League versi Zack Synder ke bioskop di seluruh dunia.

2.     Bocoran Alur Cerita Justice League ( Review )

Sutradara Justice League, Zack Synder mengatakan bahwa film garapannya tersebut memiliki durasi hampir 4 jam. Padahal versi aslinya hanya memakan durasi selama 214 menit. Namun Synder tertarik untuk memasukkan materi baru dan fresh agar para penggermar DC Comics semakin puas.

Ada beberapa hal menarik yang membuat Justice League Synder Cut layak ditunggu. Pertama adalah kemunculan Cyborg dan The Flash. Yang kedua adalah melihat peran dari sosok Superman. Di versi sebelumnya, banyak kritik yang menyebut bahwa Superman terlalu kuat sehingga menenggelamkan sosok superhero lain.

Baca Juga : https://idlink.id/permainan-online

Namun di sekuel terbarunya ini, Synder menjanjikan Superman tetaplah sebagai salah satu tokoh terkuat, tetapi tidak akan terlalu dominan untuk mengimbangi Aquaman dan Wonder Woman yang juga tidak kalah dari segi kekuatan fisik. Menariknya lagi, Superman akan hadir dengan kostum baru, yaitu berwarna hitam.

Selain itu yang patut dinanti adalah karakter Uxas alias Darkseid. Dikatakan bahwa sosok ini akan menjadi salah satu musuh utama di Justice League Synder Cut.

Banyak juga kabar beredar mengatakan Synder Cut menawarkan ambience lebih kelam dibandingkan dengan Justice League versi sutradara Wedhon yang cenderung penuh candaan dan slapstick di sana-sini.

3.     Jadwal Rilis Justice League ( Review )

Belum ada jadwal rilis resmi untuk sekuel film ini. Namun menurut Variety yang melakukan wawancara dengan Sandra Dewey, pimpinan produksi dari WarnerMedia Entertaiment, dikatakan bahwa Synder Cut akan debut pada pertangahan tahun 2021. Jadi kita tunggu saja kabar resmi mengenai tanggal rilis pastinya.

Itulah review trailer Justice League Synder Cut yang cukup dinanti oleh pecinta DC Comics. Semoga hasilnya jauh lebih baik dari versi sebelumnya ya, guys!

Cerita Memilukan Tentang Lagu Gloomy Sunday

Gloomy Sunday

Sebuah lagu bisa menimbulkan efek yang beragam ketika didengarkan. Sebagai contoh lagu dengan musik upbeat mampu memberikan energi lebih dan lagu mellow bisa menghadirkan suasana sendu bagi pendengarnya. Namun apakah kamu tahu ternyata ada lagu yang konon bisa memicu bunuh diri banyak orang?

Lagu yang dimaksud adalah Gloomy Sunday. Bahkan lagu ini sering dikaitkan dengan kutukan. Ada banyak kisah memilukan tentang lagu Gloomy Sunday. Liriknya yang sangat puitis ditambah dengan aransemen musik yang tidak biasa membuat siapapun yang mendengarkannya seolah terbawa perasaan kelam dan sedih berkepanjangan.

Sebenarnya apa saja kisah dibalik lagu fenomenal ini? Agar tidak semakin penasaran, langsung saja ikuti pembahasannya di bawah ini. Let’s see!

Cerita Memilukan Lagu Gloomy Sunday

1.     Sejarah Panjang Proses Penciptaan

Lagu Gloomy Sunday dipopulerkan oleh penyanyi jazz kenamaan, Billie Holiday di tahun 1940-an. Namun sebelum sampai ke Billie, ada proses panjang berkaitan dengan proses penciptaan lagu ini. Awalnya, Gloomy Sunday diciptakan dalam bahasa Hungaria dengan judul Vège a Világnak yang bermakna “dunia sedang berakhir”.

Musisi dibaliknya adalah Rezső Seress yang mengarangnya di tahun 1930-an. Lagu ciptaannya tersebut diinterpretasikan sebagai bentuk kesedihan akibat perang yang menghancurkan segalanya. Setelah itu, salah seorang penulis puisi yang juga berasal dari Hungaria, László Jávor menulis ulang lirik lagu tersebut sesuai versinya sendiri.

Ia memberikan judul Szomorú Vasárnap untuk lirik baru tersebut yang bermakna “Sabtu sedih. Pemaknaan ini berbeda dari versi aslinya karena László Jávor lebih menonjolkan kisah seseorang yang berniat bunuh diri setelah ditinggal pergi oleh sang kekasih.

Pemakaian judul Gloomy Sunday baru dimulai sejak tahun 1936 dan dinyanyikan oleh Hal Kemp. Gubahan lirik ke dalam bahasa Inggris dilakukan oleh Sam M. Lewis, seorang musisi asal Amerika. Gloomy Sunday versi Hal Kemp ini sebenarnya tidak terlalu populer dan kurang mendapatkan atensi dari pecinta musik saat itu.

Barulah ketika lagu Gloomy Sunday dibawakan oleh Billie Holiday di tahun 1941, publik memberikan perhatian lebih dan menjadi fenomena tersendiri. Liriknya yang menggambarkan suasana depresi ditambah dengan cara menyanyi Bille yang menyayat hati membuat dilabeli sebagai “lagu bunuh diri Hungaria”.

2.     Kisah Memilukan dibalik Kepopuleran Gloomy Sunday

Pada medio tahun 1930 sampai 1940-an, lagu ini menjadi fenomena luar biasa. Dikabarkan, paling sedikit terjadi 19 kasus bunuh diri di negara Hungaria dan Amerika yang berkaitan dengan lagu tersebut.

Walaupun tidak pernah dibuktikan secara sains, namun banyak orang meyakini bahwa kematian tersebut berhubungan dengan Gloomy Sunday. Bahkan BBC sempat melarang diputarnya lagu ini karena dianggap menjatuhkan semangat dan memicu depresi.

Proses pelarangan tersebut kemudian diikuti berbagai radio lain. Hal tersebut dilakukan karena saat itu sedang berkecamuk perang sehingga dikhawatirkan jatuh lebih banyak korban. Pemboikotan lagu oleh radio berlaku hingga tahun 1966, sedangkan BBC baru mencabut boikot di tahun 2002.

Banyak orang berpekluasi bahwa sebenarnya situasi peranglah yang membuat banyak orang nekat melakukan bunuh diri. Mereka diliputi rasa takut, depresi, kelaparan, dan sedih karena perang yang tak kunjung usai. Ada juga yang merasa hancur karena ditinggal orang-orang terkasih.

Gloomy Sunday kemudian dianggap memperparah situasi tersebut. Aransemen musik yang sangat kelam dan lirik memilukan disinyalir membuat rasa depresi semakin besar.

Apalagi ditambah dengan Rezső Seress, sang pencipta awal yang memutuskan bunuh diri di tahun 1968 menambah keyakinan orang-orang bahwa Gloomy Sunday memang lagu pembawa kutukan.

Guns N Roses Berdirinya Band Hard Rock

roses

Sebelum terjadinya British Invasion di pertengahan 1990-an, skena musik Amerika sukses merajai industri musik dunia. Genre yang populer adalah rock dengan musik keras dan cadas. Salah satu band international yang berperan penting mempopulerkan musik rock atau hard rock adalah Gun N Roses.

Band ini sebenarnya sudah berdiri sejak tahun 1984, tetapi baru diumumkan secara resmi pada tahun 1985 di Kota Los Angeles. Sampai saat ini, nama Gun N Roses masih abadi di skena musik rock dan disebut-sebut sebagai yang terbaik sepanjang masa.

Namun mungkin banyak yang belum tahu bagaimana sejarah berdirinya band international Amerika ini, khususnya anak muda yang baru lahir tahun 2000-an. Sebenarnya apa saja proses yang terjadi sehingga nama Gun N Roses bisa sepopuler seperti sekarang? Inilah penjelasan lengkapnya. Check this out!

Sejarah Berdirinya Gun N Roses

1.     Inspirasi Nama

Sebagai sebuah band, pemilihan nama Gun N Roses dianggap banyak orang sebagai ide yang brilian. Nama tersebut memperlihatkan kegarangan serta sisi romantis sekaligus. Inspirasi nama band Gun N Roses berasal dari gabungan nama kedua personelnya yaitu sang vokalis, Axl Rose dan Tracii Guns, pada lead gitar.

Sewaktu awal memulai karir, Axl dan Tracii sebenarnya tidak tergabung dalam satu band yang sama. Axl adalah vokalis band Hollywood Rose sedangkan Tracii adalah gitaris LA Guns. Baru di tahun 1985, Axl mengajak rekannya di Holywood Rose, Izzy Stradlin sebagai gitaris.

Tracii juga mengajak personel LA Guns yaitu Olei Beich sebagai bassist dan drummer Rob Gardner. Setelah semua posisi lengkap, dipilihlah nama band baru yaitu Gun N Roses atau sering disingkat GNR yang juga merepresentasikan produk hasil gabungan antara personel Hollywood Rose dan La Guns.

2.     Awal Kesuksesan

Nama GNR sangat melejit di era tahun 1980-1990 awal. Kesuksesan ini juga menandai skena musik hard rock sebagai raja industri saat itu. Tonggak awal keberhasilan GNR didapat dari perilisan album Appetite for Destruction di tahun 1987. Album ini berisi beberapa megahits GNR yang populer sampai sekarang.

Diantaranya adalah Welcome to the Jungle, Paradise City, serta Sweet Child O’ Mine. Ketiga hits tersebut diterima dengan baik oleh penikmat musik di seluruh dunia, apalagi ditambah dengan kepiawaian Axl menyanyikannya dengan nada-nada tinggi yang tidak mampu dilakukan oleh vokalis band lain.

Dengan suksesnya album tersebut, GNR kemudian merilis dua album berikutnya secara bersamaan, yaitu Use Your Illusion I dan Use Your Illusion II. Respon pecinta musik di Amerika dan dunia ternyata tidak kalah positif dari album sebelumnya.

Dibuktikan dengan penjualannya yang tembus jutaan kopi dan mendapatkan predikat platinum dari RIAA. Beberapa single di dalam album ini juga sukses merajai tangga lagu di berbagai negara, diantaranya Civil War, Knockin’ on Heaven Door, Don’t Cry, dan tentu saja megahits November Rain.

3.     Bongkar Pasang Personel

Sepanjang karirnya, GNR berhasil meluncurkan total 10 album, terakhir di tahun 2008. Selama itu juga, GNR sudah berkali-kali bongkar pasang personel. Total ada 22 personel yang keluar masuk band international ini. Di awal, GNR digawangi oleh Axl Rose, Slash, Duff McKagan, dan Steven Adl.

Sedangkan formasi terakhirnya adalah Axl Rose pada vokal dan piano, Slash pada lead gitar, Duff McKagan sebagai bassist, Dizzy Reed pada keyboard, Ricahrd Fortus pada rhytm, Frank Ferrer sebagai drummer, serta Melisa Reese pada keyboard synthesizer.

Narasi Dibalik Lagu Wonderwall, Oasis

oasis

Perkembangan musik Inggris di awal tahun 90-an tidak bisa dilepaskan dari peran Oasis. Band international asal Manchester ini adalah pencetus era britpop yang gaungnya bahkan sampai ke Amerika Serikat. Oasis juga dikenal lewat berbagai karya keren dan punya nuansa tersendiri sehingga berhasil mencuri perhatian di kalangan penikmat musik.

Jika berbicara tentang hits Oasis, maka deretan lagu seperti Don’t Look Back in Anger, Stand by Me, Champagne Supernova, dan Wonderwall bisa dibilang merupakan soundtrack wajib dengar bagi para fans-nya. Diantara hits tersebut, judul terakhir cukup menarik untuk dibahas lebih jauh.

Ada banyak narasi dan anekdot dibalik lagi yang mungkin belum banyak diketahui orang. Apa saja contohnya? Langsung saja ikuti pembahasannya dalam poin-poin di bawah ini.

Narasi Lagu Wonderwall

1.     Hasil Imajinasi Noel

Banyak orang yang menyebut kalau lagu Wonderwall sangat interpretatif. Artinya, tiap-tiap orang bisa memaknainya dengan interpretasi yang berbeda-beda. Tapi secara garis besar, sebenarnya mengusung tema musik sendu dan didukung dengan lirik yang tidak kalah galau.

Para fans Oasis pada awalnya menduga kalau Wonderwall adalah bentuk curahan hati Noel Galagher untuk sang istri, Meg Matthews. Namun dugaan tersebut ternyata tidak tepat. Dikonfirmasi oleh Noel sendiri, ia mengatakan bahwa adalah hasil imajinasi abstraknya saja dan tidak ditujukan kepada sosok tertentu.

Pada suatu kesempatan, Noel menjelaskan makna dari lagu Wonderwall yaitu tentang seseorang yang menyelematkan temannya dari dirinya sendiri. Sedikit membingungkan memang. Gampangnya, teman tersebut ingin membantu temannya bangkit melewati rasa depresi dan keterpurukan akibat tekanan hidup.

2.     Tidak Direspon Positif oleh Personel Lain

Walaupun mencapai kesuksesan yang luar biasa, tenyata tidak terlalu direspon positif oleh personel Oasis lain saat didengarkan pertama kali. Salah satu sosok yang merasa kurang cocok adalah adik dari Noel, yaitu Liam Galagher. Ia mengatakan bahwa lagu ciptaan Noel tersebut tidak membuatnya terkesan.

Ketika Oasis sedang berlatih pun Liam beberapa kali memprotes aransemen lagu Wonderwall. Dia merasa kurang sreg dengan sound bass-nya dan dinilai tidak sesuai dengan musik Oasis. Namun pada akhirnya tetap dirilis dan sukses menjadi salah satu hits terbaik mereka sepanjang masa.

3.     Makna Wonderwall Menurut Liam

Seperti yang kita tahu, Wonderwall merupakan masterpiece ciptaan Noel. Tetapi saat di atas panggung, justru sosok Liam Galagher lah yang berperan penting. Ia adalah vokalis yang sukses membuat para pendengar ikut merasakan getirnya tiap liriknya.

Liam juga punya interpretasi sendiri tentang lagu ini. Menurutnya, Wonderwall adalah suatu hal yang indah dan bisa dimaknai apa saja. ia artikan sebagai sebuah tembok besar. Ketika kita berusaha dan berjuang maksimal, sebesar apapun tembok penghalang pasti bisa terlewati dan kebahagian sudah menunggu dibaliknya.

4.     Langsung Sukses Ketika Debut

Tidak ada yang membayangkan bahwa lagu Wonderwall akan sepopuler ini. Bahkan saat pertama kali dirilis langsung sukses menyita perhatian jutaan orang. Album Oasis dimana terdapat single Wonderwall di dalamnya terjual lebih dari 1 juta kopi dan menempati posisi runner up UK Top Chart.

Itulah sepenggal narasi dibalik lagu megahits Oasis, Wonderwall. Sampai sekarang lagu ini masih sering diputar bahkan oleh anak-anak milenials karena memang liriknya yang dalam dan aransemen hebat dari Galagher bersaudara.

Oasis, Band Britpop Pendobrak Dominasi Musik Grunge

oasis

Oasis – Pada sekitaran tahun 1990-an awal, dunia musik sedang dihebohkan dengan tren grunge. Salah satu pelopornya adalah band international asal Amerika, Nirvana yang sukses berkat single andalannya Smells Like Teen Spirit. Saat itu, anak-anak muda merasa terwakili dengan tema dan aliran musik yang dibawakan oleh band rock seperti Nirvana.

Hal ini jugalah yang membuat tren grunge semakin populer. Tema musik yang keras, memberontak, dan muak dengan keadaan ternyata mudah diterima para penikmat musik, khususnya anak muda. Hadirnya tren tersebut kemudian mendorong band-band asal Inggris untuk membuat tandingan.

Musik pop alternatif yang nyaman di telinga menjadi narasi untuk melawan grunge. Sejak saat itu, munculah berbagai band international besar Inggris seperti Blur, Suede, dan tentu saja Oasis. Tren musik grunge menjadi semakin terdesak dan diperparah dengan kematian Kurt Cobain di tahun 1994.

Semakin populernya Oasis dan Blur menandai era kejayaan musik alternatif. Musik mereka dengan cepat diterima secara global. Maka dari itu, tidak heran jika kemudian Oasis disebut sebagai pioner band britpop dan menyandang status legenda. Lalu bagaimana kisah perjalan karir Oasis? Agar tidak semakin penasaran, simak pembahasannya di bawah ini.

Perjalanan Karir Oasis

1.     Proses Berdiri

Oasis berdiri pada tahun 1991 di kota Manchester. Di awal kemunculannya, nama yang digunakan adaah The Rain. Band ini kemudian berevolusi menjadi Oasis dengan personel awal Paul MaCuigan pada bass, Paul Arthurs sebagai gitaris, Tony McCarrol sebagai drummer, dan Chris Hutton pada vokal.

Namun The Rain tidak berjalan harmonis. Para personelnya merasa kurang cocok dengan sang vokalis. Arthurs kemudian mengajak temannya yaitu Liam Galagher sebagai vokalis baru. Tidak lama setelah itu, bergabung juga kakak Liam, Noel Galagher sebagai vokal gitar.

Ketika baru bergabung, Liam memberikan saran untuk mengganti nama The Rain menjadi Oasis. Nama tersebut terinspirasi dari sebuah poster dinding yang ada di kamarnya. Poster tersebut memuat promo band international Inspiral Carpets yang akan tampil di venue Oasis Leisure Centre.

2.     Perjalanan Karir

Album pertama yang dirilis adalah Definitely Maybe di tahun 1994. Sebelum itu, mereka terlebih dahulu bekerjasama dengan label indie Creation Records. Setahun setelah dirilisnya album pertama, meluncurkan album kedua dengan judul (What’s the Story?) Morning Glory? dengan personel baru yaitu drummer Alan white.

Di album kedua inilah terdapat beberapa mega hits, seperti Wonderwall, Don’t Look Back in Anger, dan Champagne Supernova. Album (What’s the Story?) Morning Glory? juga menandai puncak karir Oasis dan semakin berkembangnya skena britpop, tidak hanya di Inggris tetapi sampai ke seluruh dunia.

Di tahun 1997, album ketiga yaitu Be Here Now resmi dikeluarkan. Namun berbeda dari 2 album sebelumnya yang sukses meraih predikat sebagai album dengan penjualan tercepat dalam sejarah Inggris, Be Here Now tidak memperoleh popularitas serupa.

3.     Kesuksesan Oasis

Sebagai sebuah band international legendaris, berhasil memenangkan ratusan penghargaan. Prestasi pertama yaitu memuncaki top chart lagu Inggris lewat single yang berbeda-beda. Kemudian juga meraih 15 penghargaan NME Awards, 9 Q Awards, dan 4 MTV Europe Music Awards.

Bahkan juga sempat masuk nominasi Grammy Awards dan resmi tercatat di Guinness Book of Record di tahun 2010 sebagai “Longest Top 10 Chart Run by a Group” karena sukses menempatkan 22 hits-nya di 10 besar top chart lagu Inggris.

Shawn Mendes, Review Musik: Senorita

Shawn Mendes

Pada tahun 2019, ada banyak lagu dari band international ataupun penyanyi solo barat yang viral di Indonesia. Salah satu yang paling populer tentunya lagu Senorita yang dinyanyikan oleh Shawn Mendes dan Camilia Cabello. Bahkan, banyak pengamat musik menyebut kalau lagu ini adalah hits tersukses di tahun 2019.

Hal tersebut dibuktikan dengan video musiknya di platform Youtube yang mencapai 1 milyar viewers lebih setahun sejak perilisannya. Sebenarnya faktor apa saja yang membuat lagu Senorita bisa menjadi sangat populer di seluruh dunia? Berikut beberapa cerita unik di baliknya. Check this out!

Cerita Unik Lagu Senorita

1.     Awal Karir Shawn Mendes

Nama lengkapnya adalah Shawn Peter Raul Mendes. Penyanyi berbakat asal Toronto, Kanada ini lahir pada 8 Agustus 1998. Dia memulai karir saat era dunia digital sudah berkembang pesat. Maka dari itu, Shawn mulai dikenal orang saat rajin meng-upload video cover musik di aplikasi Vine pada tahun 2013.

Video tersebut tenyata mendapatkan respon positif dari publik. Setahun setelahnya, Shawn dikontrak perusahaan rekaman berkat campur tangan manajer Andrew Gertler dan Ziggy Chareton. Mulai dari sinilah nama Shawn Mendes semakin dikenal secara global.

2.     Menemukan Rekan Duet Serasi

Bisa dibilang puncak karir Shawn Mendes ialah ketika ia membawakan lagu Senorita bersama rekan duetnya, Karla Camilia Cabello Estrabao. Wanita cantik ini lahir di Kuba pada tanggal 3 Maret 1997. Kisahnya memulai karir berbeda dengan Shawn karena Camilia merupakan produk ajang pencarian bakat.

Awalnya ia bukan penyanyi solo, melainkan tergabung bersama empat rekannya dalam sebuah grup yang dikenal dengan Fifth Harmony. Grup musik ini ada sejak tahun 2012. Baru di tahun 2016, Camilia memberanikan diri untuk mengambil jalan solo dan memutuskan hengkang dari grup musik yang sudah membuatnya terkenal.

Setelah itu, Camilia banyak terlibat project duet dengan penyanyi lain. Contohnya seperti lagu I Know What You Did Last Summer bersama Shawn Mendes serta lagu Bad Things yang ia bawakan bersama Machine Gun Kelly. Karya tersebut bisa dibilang cukup sukses karena berhasil menembus top chart Billboard di Amerika Serikat.

3.     Kesuksesan Lagu Senorita

Tahun 2019, Shawn dan Camilia merilis single Senorita. Nama keduanya yang sedang naik daun di skena musik Amerika membuat lagu tersebut meroket cepat. Apalagi ditambah dengan musiknya yang ear catching dan aransemen unik, membuat banyak pecinta musik langsung jatuh cinta saat pertama kali mendengarkan.

Senorita sukses menempati urutan pertama Billboard Hot 100 Amerika dan merajai tangga lagu di lebih dari 50 negara. Video musiknya di Youtube juga dikemas dengan visual yang menarik dimana memperlihatkan kemesraan antara Camilia yang berperan sebagai pelayan restoran dan Shawn sebagai pelanggan setianya.

4.     Makna Lirik

Senorita ditulis oleh Shawn dan Camilia bersama 3 orang lainnya. Tema yang diusung adalah kemesraan antara dua pasangan. Banyak pihak menyebut lagu Senorita punya sisi sensualitas tinggi. Keromantisan dua sejoli ini diceritakan secara gamblang pada lirik “Sapphire moonlight, we danced for hours in the sand”.

Walaupun saling menyayangi, ternyata ada perbedaan pandangan diantara keduanya. Si pria tidak ingin ada komitmen sedangkan sosok wanita menginginkan hubungan ke tahap yang lebih serius. Mereka sebenarnya tahu tentang masalah ini tetapi sama-sama takut kehilangan karena rasa sayang yang begitu besar satu sama lain.

Itulah cerita unik dibalik lagu Senorita yang sangat viral di tahun 2019. Semoga bermanfaat ya, guys!

Fakta Menarik Coldplay yang Tidak Banyak Orang Tahu

coldplay

Membahas band international pada medio 2000-an, pastinya sulit terlepas dari nama Coldplay. Grup musik asal London ini langsung mendapatkan perhatian besar dari pecinta musik di seluruh dunia sejak debut album pertamanya, Parachutes di tahun 2000. Single andalannya adalah Yellow yang sukses meledak di pasaran.

Coldplay dibentuk oleh sekelompok mahasiswa yang sedang menempuh studi di University College London. Prosesnya dimulai dengan pertemuan antara Chris Martin yang nantinya berperan sebagai vokalis dengan Jonny Buckland, sang gitaris. Mereka berdua akhirnya membentuk band dan berjalan selama setahun.

Personel berikutnya yang bergabung adalah basist, Guy Berryman. Ketiga personel tersebut belum menamakan diri mereka Coldplay, tetapi lebih dulu memilih nama Starfish. Barulah ketika Will Champion bergabung sebagai drummer, nama Coldplay dipakai sampai saat ini. Pemilihan nama tersebut berasal dari saran teman kuliah Chris.

Walaupun dicap sebagai salah satu band international legendaris, ternyata ada banyak fakta menarik dari Coldplay yang perlu kamu tahu selain lagu-lagunya saja. Apa saja contohnya? Langsung saja simak penjelasannya di bawah ini.

Fakta Menarik Coldplay

1.     Bukan Berasal Dari Fakultas Musik

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, seluruh personel berasal dari almamater yang sama yaitu University College London, salah satu kampus kenamaan di Inggris. Namun ternyata Chris Martin dan personel lain tidak ada yang berasal dari fakultas atau jurusan musik sama sekali.

Chris menempuh studi di jurusan sastra Yunani. Jonny Buckland adalah mahasiswa jurusan astronomi dan matematika sedangkan Guy Berryman berkuliah di jurusan arsitektur. Kemudian Will, sang drummer terdaftar sebagai mahasiswa di jurusan komputer.

2.     Kisah Lagu Yellow

Jika fans diminta untuk menyebut salah satu hits yang paling memorable, kemungkinan besar Yellow menjadi satu lagu yang paling sering disebut. Hal tersebut sangat wajar mengingat lagu ini jugalah yang berperan besar mempopulerkan Coldplay di awal kemunculannya.

Ada kisah menarik dibalik pemilihan judul Yellow. Inspirasi lagu tersebut didapat saat para personel Coldplay sedang memandangi langit malam. Setelah lirik dan aransemen lagu tercipta, mereka justru bingung untuk memberikan judul di lagu ini.

Kemudian Chris Martin memberikan solusi dengan memberikan judul “Yellow” yang terinpirasi dari Yellow Pages atau buku telepon yang sedang dibacanya saat itu.

3.     Sejarah Markas Coldplay

Seperti kebanyakan band international lain, Coldplay juga punya markas yang kemudian sering disebut dengan Coldplay HQ. Menariknya mereka tidak memilih markas di pemukiman elite atau tempat yang jauh dari gangguan. Mereka justru membangun markas di distrik sederhana di daerah London Utara.

Markas tersebut dulunya adalah toko roti. Di dalam markas tersebut, juga terdapat studio yang biasa digunakan sebagai tempat berlatih dan juga menulis lagu-lagu hits-nya.

4.     Komitmen Tentang Narkoba

Walaupun sudah sebesar sekarang, para personel masih memegang teguh peraturan dan kesepakatan yang telah dibuat sejak awal yaitu dilarang mengkonsumsi narkoba jenis apapun. Jika sampai ada personel yang ketahuan memakai narkoba, konsekuensinya akan langsung dikeluarkan dari band.

5.     Sukses Meraih Ratusan Penghargaan

Sejak awal kemunculannya sudah mendapatkan atensi lebih di kalangan penggemar musik Inggris. Oleh karena itu, tidak heran jika banyak orang yang menyebut Coldplay sebagai band international asal Inggris paling sukses di era modern.

Dibuktikan dengan ratusan penghargaan yang sukses diraih sampai saat ini. Yang paling bergengsi tentunya adalah meraih 7 penghargaan Grammy Awards yang juga menandai puncak karir Chris Martin dan kawan-kawan sebagai sebuah band.

The Beatles Hal Mengejutkan Dibalik Bubarnya

beatles

Walaupun sering dianggap sebagai band international terbaik sepanjang masa, ternyata ada banyak friksi dan konflik internal dalam The Beatles. Hal ini jugalah yang membuat The Beatles tidak bertahan lama seperti band lain. Untuk ukuran sebuah band, Beatles tergolong punya masa edar yang sangat singkat yaitu sekitar 10 tahun saja.

Tentu ada banyak faktor pemicu hingga akhirnya bubarnya band international legendaris ini tidak dapat dihindari. Salah satu faktor utamanya adalah perselisihan antar anggota, khususnya dari dua pentolan Beatles yaitu John Lennon dan Paul McCartney. Lalu bagaimana awal konflik tersebut bisa terjadi?

Kisah ini mungkin tidak banyak diketahui remaja jaman sekarang. Maka dari itu, sebaiknya ikuti dulu kisahnya berikut ini.

Kisah Bubarnya The Beatles

1.     Kematian Brian Eipstein

Tanggal 10 April 1970 adalah hari menyedihkan bagi para fans. Di hari inilah resmi membubarkan diri dan membuat fans dari seluruh dunia patah hati. Hal tersebut membuat banyak orang berspekulasi, apa yang sebenarnya terjadi di internal band legendaris ini.

Sebenarnya ada banyak faktor pemicunya. Namun perseteruan berkepanjangan antara John dan Paul disinyalir sebagai faktor utama. Adanya dua matahari kembar tersebut menyebabkan mereka berebut ingin menjadi pemimpin band selepas kematian sang manajer, Brian Epstein.

Sosok ini padahal punya peran sangat penting bagi. Selain sebagai orang yang merintis awal kepopuleran Beatles dengan cara mempromosikan ke berbagai label musik, dia juga pintar meredam konflik yang terjadi antar personel. Pengaruhnya yang besar membuat ia mampu meredam ego dari tiap-tiap personel.

Ditambah lagi, Brian juga cerdas dalam mengatur keuangan sehingga Beatles bisa cepat meraih popularitas bahkan sampai ke Amerika yang kemudian dikenal dengan istilah British Invasion. Dan setelah kepergiannya, banyak perubahan yang terjadi dan membuat perpecahan tidak bisa dihindari.

Salah satu sosok yang paling terpukul adalah John Lennon. Dia memiliki hubungan sangat dekat dengan sang manajer. Hari-hari setelahnya terasa kosong tanpa kehadiran Brian. Hal ini membuat Beatles mulai goyah dan tidak sesolid sebelumnya.

Menyadari hal tersebut, Paul kemudian mengambil inisiatif. Ia mengambil alih peran pemimpin band dan mencoba menggairahkan Beatles kembali. Contoh proyek gagasannya adalah film Magical Mystery Tour dan lagu hits Let it Be. Tapi lama kelamaaan Paul dirasa terlalu mendominasi dan sering mengambil keputusan sepihak.

2.     Konflik John dan Paul

Pengaruh Paul yang terlalu besar ternyata tidak disukai oleh George, Ringo, apalagi John. Mulai muncul rasa benci antar personel, terutama John dan Paul. Hal tersebut membuat John melakukan hal nekat yaitu mengajak Yoko Ono saat proses rekaman.

Padahal itu adalah larangan yang sudah ditetapkan sejak awal bahwa tidak boleh membawa pasangan ketika proses produksi musik. Ketidakharmonisan pun semakin nampak. Berbagai konfik setelahnya juga tambah memperparah suasana, contohnya seperti George yang mulai berperan menulis lagu dan selera musik yang berbeda.

3.     Kehadiran Yoko Ono

Banyak fans yang menganggap kehadiran Yoko Ono juga berpengaruh besar terhadap kehancuran The Beatles. Yoko dituduh mengendalikan John dan terlalu ikut campur dengan urusan band sehingga membuat personel lain merasa tidak nyaman. Kejadian tersebut sering terjadi saat John mengajak Yoko ke proses rekaman.

Akibat konflik yang tak kunjung usai, The Beatles memutuskan bubar di tahun 1970. Walaupun sudah tidak bersama, namun ternyata perseteruan antara John dan Paul masih terjadi. Salah satu faktor pemicunya adalah Paul dinilai mendahului pesonel lain ketika menyatakan The Beatles bubar.

Sejarah Berdirinya The Beatles

the beatles

Siapa yang tidak kenal dengan The Beatles? Band international asal Inggris ini bahkan disebut-sebut sebagai grup musik paling populer sepanjang masa. Ada puluhan hits yang abadi sampai saat ini. Tapi bagi para milenials, mungkin pertanyaan yang sering muncul adalah mengapa nama The Beatles bisa begitu besar di seluruh dunia?

Ada kisah panjang yang melatarbealakangi berdirinya grup musik legandaris ini. Kisah tersebut tak bisa dipisahkan dari perjalanan hidup punggawa utamanya, yaitu John Lennon. Sosok ini memulai karir bersama band bernama The Quarrymen, yang terdiri dari John bersama teman-temannya di Quarry Bank Grammar School.

Pada bulan Juli 1957, John bertemu dengan Paul McCartney di sebuah acara gereja. Ia kemudian mengajak Paul untuk bergabung dengan sebagai pemain rhytm. Waktu itu, usia John masih 16 tahun sedangkan usia Paul baru 15 tahun. Setelah menyanggupi permintaan John, Paul menjadi anggota tetap Quarrymen dan sering tampil di berbagai acara musik asik.

The Quarrymen beberapa kali berganti nama hingga memutuskan untuk memakai nama The Beatles. Personel awal band international UK ini digawangi oleh John Lennon, Paul McCartney, George Harrison, Stuart Sutcliffe, dan Pete Best.

Sejarah The Beatles

1.     Awal Karir Bermusik

Di tahun 1960, mereka mendapatkan kesempatan tampil di sebuah klab malam di Hamburg. Tetapi apesnya justru Beatles malah dideportasi. Hal ini disebabkan karena salah satu personelnya, yaitu George Harrison masih di bawah umur untuk bekerja di klab malam. Mereka kemudian memutuskan untuk kembali ke Liverpool.

Setelah kejadian tersebut, Beatles mendapatkan tawaran sebagai pengisi musik di Cavern Club. Dari sinilah mereka mulai banyak dikenal orang. Tiap kali tampil, klab selalu ramai dan aksi Beatles dinantikan banyak orang. Tetapi tidak lama setelah itu, ada kejadian buruk yang terjadi.

The Beatles harus menerika kenyataan kehilangan salah satu personelnya yaitu Stuart Sutcliffe karena sakit di otak. Namun mereka tidak terlalu larut dalam kesedihan dan nama Beatles justru semakin populer. Ada satu sosok yang berperan penting dalam proses menanjaknya nama The Beatles, yaitu Brian Epstein.

Brian adalah seorang pemilik toko musik NEMS yang ada di Liverpool dan kemudian didapuk sebagai manajer Beatles. Di awal perjalanan karir band international asli Liverpool ini, Brian tidak kenal lelah menawarkan demo musik Beatles ke berbagai label walaupun kebanyakan ditolak.

Pada akhirnya ada sebauh label yang tertarik mengorbitkan Beatles yaitu Parlophone Records dan diproduseri oleh George Martin. Tapi ternyata ada syarat yang diajukan oleh Martin. Dia mau menerima Beatles asalkan posisi Pete Best sebagai drummer diganti karena dianggap kurang terampil dan skill-nya terbatas.

Maka dari itu, masuklah Ringo Starr sebagai pengganti Pete. Formasi John, Paul, George, dan Ringo menjadi akhir dari proses bongkar pasang personel Beatles dan bertahan sampai taun 1970 dimana John hengkang dan Beatles dinyatakan bubar.

2.     Review Hits

Single lagu pertama yang dirilis Beatles adalah Love Me Do dan langsung masuk ke chart lagu Inggris di posisi 17 waktu itu. Single tersebut juga secara cepat meroketkan nama Beatles. Lagu keduanya yaitu Please Please Me kemudian sukses meraih puncak tangga lagu Inggris dan bertahan selama beberap minggu.

Itulah sejarah singkat berdirinya Beatles. Tidak bisa dipungkiri bahwa sampai saat ini masih banyak band international baru yang menjadikan Beatles sebagai inspirasi saat berkarya karena memang kemunculannya sangat fenomenal.

Kisah Asli Lagu Legendaris Bohemian Rhapsody

bohemian rhapsody

Lagu Bohemian Rhapsody kembali ramai diperbincangkan setelah perilisan film dengan judul yang sama pada tahun 2018. Padahal lagu ini sudah dirilis sejak tahun 1975 dan termasuk dalam album A Night at the Opera yang tidak kalah legendaris. Banyak sisi menarik dari Bohemian Rhapsody yang tidak akan pernah henti diperdebatkan oleh fans Queen.

Banyak yang menyebut kalau lagu ini multitafsir. Durasinya juga cukup lama untuk ukuran lagi pada jamannya yaitu hampir 6 menit. Namun justru di sinilah letak poin menariknya. Ada beberapa segmen musik yang dikemas utuh menjadi satu lagu, meliputi ballad, opera, serta rock dan sukses dibawakan dengan apik.

Kisah Lagu Bohemian Rhapsody

1.     Sejarah Lagu

Bohemian Rhapsody ditulis oleh sang vokalis sekaligus sosok paling fenomenal di Queen, Freedy Mercury. Dia menulis pada tahun 1968 ketika masih aktif sebagai mahasiswa di Ealing Art College, London.

Baru pada bulan Agustus 1975, proses rekaman Bohemian Rhapsody dimulai bersama lagu lain di album A Night at the Opera di sebuah studio musik yang berlokasi di Wales. Di awal, lagu ini dianggap tidak komersil dan tidak layak diputar di radio karena durasinya terlalu lama.

Tetapi setelah melalui proses panjang, akhirnya Bohemian Rhapsody bisa diperdengarkan di radio dan justru melebihi ekspetasi yang dibayangkan para personel Queen. Di tahun 1975, selama sembilan minggu berturut-turut lagu ini berada di chart paling atas lagu Inggris.

2.     Makna Lirik

Lagu ini diawali segmen akapela dengan lirik “Is this a real life? Is this just fantasy?” Banyak interpretasi untuk penggalan lirik tersebut. Seakan-akan Freddy Mercury sedang dalam kondisi bimbang tentang apa yang sedang terjadi di hidupnya.

Perasaan tersebut juga tergambarkan dari lirik “I’m just a poor boy, I need no symphaty”. Dia merasa bisa mengatasi masalahnya sendiri dan akan melakukan segala cara untuk menebus kesalahan yang telah dilakukannya.

Di segmen musik ballad, dibuka dengan alunan piano dan lirik “Mama, just killed a man, put the gun against his head, pulled my trigger now he’s dead”. Kemudian lirik yang tidak kalah menarik adalah “Mama, I don’t want to die, I sometimes wish I’d never been born at all”.

Lirik ini dinterpetasikan sebagai kisah seorang pemuda yang telah membunuh seseorang dan terancam hukuman mati. Ia kemudian tertangkap dan harus menghadapai vonisnya. Hal tersebut membuatnya menyesal dan merasa bersalah kepada ibunya.

Kemudian untuk segmen musik opera, ada beberapa nama tokoh dan istilah unik yang dimasukkan seperti Scaramouche, Beelzebub, Galileo, serta fandango. Scaramouche adalah tokoh badut dalam teater Commedia Dell’arte asal Italia. Diceritakan kalau sosok ini selalu sukses lolos dari situasi bahaya dengan cara mengorbankan orang lain.

Kemudian Beelzebub adalah sosok iblis jahat yang menyebaban kehancuran. Dia termasuk dalam tiga Fallen Angels. Sedangkan Fandango sendiri adalah nama tarian asal Spanyol. Penggunaan diksi Galileo juga menarik untuk dicermati.

Beberapa sumber meyakini bahwa Galileo digunakan sebagai metafora untuk menggambarkan seseorang yag punya pemikiran berbeda namun kemudian justru mendapatkan banyak pertentangan dan harus dikucilkan oleh masyarakat.

Terlepas dari banyaknya persepeketif dan interpretasi untuk Bohemian Rhapsody, tidak bisa dipungkiri bahwa lagu ini adalah salah satu “the greatest song ever”. Terbukti dengan sukses terjual hingga 6 ribu kopi di seluruh dunia dan termasuk album rock paling populer sepanjang sejarah.